Gasela tablet 150 mg obat yang digunakan untuk mengobati tukak lambung.
Gasela tablet 150 mg obat yang digunakan untuk mengobati tukak lambung.
Gasela tablet 150 mg obat yang digunakan untuk mengobati tukak lambung.
Gasela tablet 150 mg obat yang digunakan untuk mengobati tukak lambung.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 18.555/strip (150 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (150 mg)
Produsen Erela

Gasela adalah obat yang digunakan untuk mengobati tukak pada lambung dan usus akibat peningkatan asam lambung. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Gasela mengandung ranitidine sebagai zat aktifnya.

  • Pengobatan jangka pendek pada:
    • Luka terbuka yang timbul di dinding usus dua belas jari (tukak usus dua belas jari) aktif.
    • Luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung (tukak lambung aktif).
    • Mengurangi gejala kondisi yang menyebabkan asam lambung mengalir ke sepanjang kerongkongan (refluks esofagitis).
  • Pengobatan keadaan hipersekresi patologis:
    • Pengobatan masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindrom zollinger ellison).
    • Pengobatan penumpukan salah satu jenis sel darah putih, yaitu sel mast, pada organ atau jaringan tubuh (mastositosis sistemik).

Ranitidine 150 mg

  • Tukak usus dua belas jari aktif: 1 tablet (150 mg) sebanyak 2 kali/hari atau 2 tablet (300 mg)/hari selama 4-8 minggu.
  • Tukak lambung aktif: 1 tablet (150 mg) sebanyak 2 kali/hari selama 2 minggu.
  • Terapi pemeliharaan pada penyembuhan tukak usus dua belas jari dan tukak lambung: 1 tablet /hari.
  • Keadaan hipersekresi patologis sindroma Zollinger ellison dan mastositosis sistemik: 1 tablet (150 mg) sebanyak 2 kali/hari.
  • Refluks gastro esofagitis: 1 tablet (150 mg) sebanyak 2 kali/hari.
  • Esofagitis erosif: 1 tablet (150 mg) sebanyak 4 kali/hari.
  • Pemeliharaan dan penyembuhan esofagitis erosif: 1 tablet (150 mg) sebanyak 2 kali/hari.
  • Dosis pada penderita gangguan fungsi ginjal, bila creatinin clearence <50 ml/menit: 1 tablet (150 mg)/hari.

Dikonsumsi pada pagi dan malam hari sesudah makan malam atau sebelum tidur.

  • Sakit kepala.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).
  • Sumsum tulang gagal membentuk granulosit, yaitu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi (granulositopenia).
  • Jumlah trombosit dalam tubuh menurun atau berkurang dari jumlah normalnya (trombositopenia).

Penderita yang hipersensitif terhadap obat.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait