Fusycom krim 5 g untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat.
Fusycom krim 5 g untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat.
Fusycom krim 5 g untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat.
Fusycom krim 5 g untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 56.320/tube per September 2019
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Combiphar

Fusycom adalah obat untuk mengatasi infeksi kulit yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Fusycom merupakan obat keras yang mengandung zat aktif fusidic acid.

Pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat:

  • Infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (impetigo contagiosa).
  • Peradangan yang terjadi pada folikel rambut atau tempat rambut tumbuh yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri (superficial folliculitis).
  • Infeksi bakteri pada kulit yang membentuk benjolan bernanah dan terasa nyeri (furunculosis).
  • Peradangan yang terjadi pada folikel rambut atau tempat rambut tumbuh (syncosis barbae).
  • Penyakit kulit jangka panjang yang timbul pada kulit yang memiliki rambut dan kelenjar keringat di ketiak (hidradenitis axillaris).
  • Kumpulan nanah yang dikelilingi oleh dinding jaringan (abses).
  • Infeksi yang terjadi pada kulit di sekitar kuku jari-jari tangan dan kaki (paronychia) dan erythrasma.

Tiap 1 g: fusidic acid 20 mg.

Dewasa dan anak-anak:
Lesi terbuka: 3-4 kali/hari.
Lesi tertutup: kurangi pengolesan menjadi 1-2 kali/hari.

Dioleskan pada bagian kulit yang terinfeksi.

Reaksi sensitivitas:

  • Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.
  • Infeksi yang disebabkan oleh organisme yang tidak peka terhadap asam fusidat khususnya bakteri gram negatif (pseudomonas aeruginosa).
  • Bila digunakan untuk kulit muka, hindari bagian mata.
  • Hindari pemakaian selama bulan terakhir kehamilan.

Ciprofloxacin.

Sesuai kemasan per September 2019.

Artikel Terkait