Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 50.050/tube per Maret 2020
Kemasan 1 box isi 1 tube @ 5 g
Produsen Graha Farma

Fusigra krim digunakan untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Fusigra mengandung zat aktif fusidic acid.

Pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat, seperti:

  • Bercak merah dan lepuhan pada kulit, terutama di bagian wajah, tangan, dan kaki (impetigo contagiosa).
  • Peradangan pada folikel rambut yang disebabkan karena infeksi bakteri atau jamur (superficial folliculitis).
  • Benjolan bernanah (furunculosis).
  • Peradangan bagian wajah yang ditumbuhi jenggot (sycosis barbae).
  • Penumpukan nanah pada satu daerah tubuh (abses).
  • Infeksi kuku (paronychia).
  • Bercak kulit berukuran besar di lipatan kulit (erythrasma).

Fusidic acid 2%.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak:
    • Lesi terbuka: dioleskan pada area yang sakit sebanyak 3-4 kali/hari.
    • Lesi tertutup: dioleskan lebih sering pada area yang sakit akan lebih baik.

Lama pengobatan rata-rata 7 hari dan dapat digunakan dengan atau tanpa pembalut.

Dioleskan pada area yang sakit.

  • Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.
  • Infeksi yang disebabkan oleh organisme yang tidak peka terhadap asam fusidat khususnya infeksi yang disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa.
  • Hindari kontak dengan mata dan penggunaan pada kulit wajah.
  • Meningkatkan resiko sensitisasi dan kekebalan terhadap bakteri (resistensi bakteri).
  • Dapat menyebabkan kerusakan otak pada bayi (kernikterus) selama bulan pertama.
  • Hindari pemakaian selama bulan terakhir kehamilan.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fusigra%20cream/?type=brief
DIakses pada 23 Maret 2020

Graha Farma. https://www.grahafarma.com/productdetail.php?XA=0073
Diakses pada 23 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait