Fuladic 2% Salep 5 g

27 Okt 2020| Lenny Tan
Fuladic 2 % salep 5 g untuk pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus.

Deskripsi obat

Fuladic salep adalah obat untuk mengatasi infeksi kulit yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Fuladic mengandung zat aktif sodium fusidate.

Fuladic 2% Salep 5 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 67.375/tube (5 g) per Oktober 2019
Produk HalalYa
Kandungan utamaSodium fusidat.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 5 g
ProdusenGuardian Pharmatama

Informasi zat aktif

Asam fusidat adalah antibiotik yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri tanpa membunuhnya (bakterisotatik). Asam fusidat bekerja dengan cara mencegah translokasi faktor perpanjangan G (EF-G) dari ribosom, dalam proses sintesis protein. Asam fusidat dapat memberikan efek secara lokal dengan bentuk sediaan salep, krim, hingga tetes mata, dan dapat juga memberikan efek secara sistemik dalam bentuk injeksi atau obat oral.
Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh dengan efek sistemik, asam fusidat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan(oral); konsentrasi plasma rata-rata 30 mcg/ml setelah 2-4 jam (dosis 500 mg). Penyerapan pada anak-anak tejadi lebih cepat dibandingkan pada orang dewasa.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh termasuk tulang, nanah dan cairan sinovial. Dapat melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein: 95%.
  • Metabolisme: Terjadi pada organ hati, diubah menjadi beberapa metabolit.
  • Ekskresi: Melalui empedu (terutama sebagai metabolit), melalui feses (2% sebagai obat tidak berubah), melalui urin; 5-6 jam (waktu paruh eliminasi).

Indikasi (manfaat) obat

Pengobatan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam fusidat seperti:

  • Infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil (impetigo contagiosa).
  • Infeksi pada folikel rambut (folikulitis).
  • Benjolan pada kulit yang bernanah dan terasa nyeri (furunculosis).
  • Folliculitis kronis yang menyerang bagian wajah yang ditumbuhi jenggot (sycosis barbae).
  • Benjolan kecil sebesar kacang di area pergesekan kulit, seperti ketiak atau lipat paha (hidradenitis axillaris).
  • Kumpulan nanah yang dikelilingi oleh dinding jaringan (abses).
  • Infeksi yang terjadi pada kulit di sekitar kuku (paronychia).
  • Infeksi kronis pada kulit yang disebabkan Corynebacterium afermentans (erythrasma).

Sodium fusidat merupakan garam natrium dari asam fusidat, yang diketahui sebagai antibiotik untuk menghambat pertumbuhan bakteri tanpa membunuhnya (bakterisotatik). Asam fusidat bekerja dengan cara mencegah translokasi faktor perpanjangan G (EF-G) dari ribosom, dalam proses sintesis protein. Asam fusidat dapat memberikan efek secara lokal dengan bentuk sediaan salep, krim, hingga tetes mata, dan dapat juga memberikan efek secara sistemik dalam bentuk injeksi atau obat oral.

Komposisi obat

Tiap 1 g: Sodium fusidate 20 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan anak-anak:

  • Luka terbuka: 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

  • Dioleskan pada kulit yang terinfeksi.
  • Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah menggunakan Fuladic salep.

Efek samping obat

  • Efek samping jarang terjadi, namun pada sebagian orang mungkin dapat menimbulkan efek samping ringan hingga sedang seperti ruam kulit, biduran (urtikaria), atau iritasi.
    Efek samping tersebut terjadi akibat reaksi sensitif pada kulit yang dapat hilang, seiring dengan kemampuan tubuh untuk menyesuaikannya. Tetap lanjutkan pemakaian salep, namun apabila efek samping semakin mengganggu dan terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Bila digunakan pada bagian wajah, jangan sampai terkena mata.
  • Hindari pemakaian selama bulan terakhir kehamilan.
  • Dapat menyebabkan kerusakan otak (kernikterus) pada bayi selama bulan pertama.

Kategori kehamilan

Keamanan penggunaan obat sediaan salep dengan kandungan asam fusidat selama menyusui belum diketahui. Selalu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Penggunaan obat ini tidak dianjurkan selama masa kehamilan pada bulan terakhir, karena dapat menyebabkan bayi mengalami kernikterus (kuning) pada bulan pertama kelahirannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini.
  • Infeksi yang disebabkan oleh organisme yang tidak peka terhadap asam fusidat, khususnya Pseudomonas aeruginosa.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Belum ada penelitian mengenai interaksi obat dengan kandungan asam fusidat dalam bentuk sediaan salep. Namun untuk keamanan, pastikan selalu memberitahu dokter Anda, apabila sedang menjalani terapi atau mengonsumsi obat lain.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

Jika Anda lupa menggunakan Fuladic salep, segera pakai setelah Anda ingat. Kemudian lanjutkan menggunakan obat ini seperti biasa.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika infeksi memburuk atau tidak kunjung membaik, setelah penggunaan selama 1-2 minggu.
  • Jika Anda mengalami ruam, iritasi, atau biduran yang semakin memburuk.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fusidic%20acid
Diakses pada 21 Agustus 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/fusidic-acid/
Diakses pada 21 Agustus 2020

Drug Bank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB02703
Diakses pada 21 Agustus 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/fusidic-acid-oral-route-injection-route/side-effects/drg-20067601
Diakses pada 21 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email