Fritens Kaplet 150 mg

11 Jun 2020| Lenny Tan
Fritens kaplet digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Deskripsi obat

Fritens kaplet digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi dan tekanan darah tinggi yang disertai dengan penyakit ginjal yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Fritens kaplet mengandung zat aktif irbesartan.

Fritens Kaplet 150 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 2 strip @ 10 kaplet (150 mg)
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

  • Menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi yang tidak dapat mentoleransi efek samping batuk dari obat golongan ACE inhibitor.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi yang disertai dengan penyakit ginjal yang disebabkan oleh penyakit kencing manis atau diabetes melitus tipe 2 (nefropati diabetik).

Komposisi obat

Irbesartan 150 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis awal dan pemeliharaan: 150 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 300 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot.
  • Pusing.
  • Diare.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Capek.
  • Batuk.
  • Panas digin.
  • Keringan dingin.
  • Mual.
  • Nyeri dada.
  • Kelelahan.
  • Trauma.
  • Peningkatan kadar kalium yang sangat tinggi dalam darah yang (hiperkalemia).

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami penurunan volume intravaskuler.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi akibat penyempitan arteri yang membawa darah ke ginjal (hipertensi renovaskular).
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif berat.
  • Pasien yang melakukan transplantasi ginjal.
  • Pasien penderita penyempitan pada katup (stenosis katup aorta dan mirtal).
  • Pasien gangguan hormonal yang menyebabkan tekanan darah tinggi (aldosteronism primer).
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang memiliki kadar kalium yang tinggi dalam darah (hiperkalemia).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap irbesartan.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat peluruh seni (diuretika).
  • Obat penurun tekanan darah lainnya (antihipertesi).
  • Suplemen yang mengandung kalsium.
  • Diuretik hemat kalium.
  • Obat antiinflamasi non steroid.
  • Obat antiaritmia.
  • Litium.
  • Glikosida digitalis.

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/575/FRITENS
Diakses pada 13 Mei 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/avapro-irbesartan-342319
Diakses pada 11 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/irbesartan.html
Diakses pada 11 Juni 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/irbesartan
Diakses pada 11 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email