Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Framycetin (Alias: Soframycin)

Ditulis oleh dr. Rikho Melga Shalim
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Framycetin merupakan salah satu antibiotik golongan aminoglikosida yang efektif mengatasi infeksi pada telinga

Merk dagang yang beredar:

Blecidex ear drops and eye drops, Daryant-Tulle, Sofra-Tulle

Framycetin merupakan obat antibiotik golongan aminoglikosida. Zat ini terdapat pada antibiotik neomycin. Obat ini dapat mengobati penyakit infeksi telinga, mata, dan kulit. 

Framycetin tersedia dalam bentuk tetes mata, tetes telinga, dan krim untuk kulit. Penggunaan obat ini disarankan diberikan pada orang dewasa, terutama untuk krim kulit.

Framycetin (Soframycin)
Golongan

Antibiotik aminoglikosida

Kategori Obat

Obat keras (harus dengan resep dokter)

Bentuk Obat

Tetes mata, tetes telinga, topikal

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Keamanan penggunaan framycetin selama kehamilan dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

 

Tetes mata

Konjungtivitis, blefaritis, blefarokonjungtivitis

Dewasa: Oleskan 2-3 kali sehari pada mata yang bermasalah

Tetes telinga

Otitis eksterna pra dan pasca operasi atau akibat trauma

Dewasa: Gunakan sesuai anjuran dokter

Topikal

Infeksi kulit

Dewasa: Oleskan tipis pada daerah kulit yang sakit

Aturan pakai Framycetin dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan framycetin sebelum penggunaan. Sebagai tetes mata dan telinga, berikan secara teratur pada mata atau telinga yang bermasalah sesuai anjuran dokter.

Framycetin dalam bentuk krim atau penggunaan topikal tidak disarankan pada anak-anak karena risiko tertelan akibat penggunaannya.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Framycetin dapat menyebabkan efek samping yang meliputi: 

  • Gangguan pada pengedengaran jika penggunaan topikal pada area yang luas atau terlalu lama
  • Iritasi kulit pada penggunaan topikal

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut: 

  • Alergi framycetin
  • Penggunaan dengan area luas pada kulit, terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita gangguan ginjal.
  • Sedang hamil atau curiga hamil

 

Kontraindikasi 

Jangan menggunakan framycetin jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Alergi framycetin
  • Gendang telinga robek pada tetes telinga
  • Infeksi jamur atau virus pada mata, atau infeksi bakteri yang sudah resisten terhadap beberapa antibiotik.

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan Framycetin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Penggunaan bersamaan dengan golongan gramicidin dapat mengurangi risiko terjadinya kekebalan antibiotik pada bakteri.

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merk tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/framycetin?mtype=generic
Diakses pada 30 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top