Flutamol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu.
Flutamol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu.
Flutamol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu.
Flutamol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 22.600/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Pyridam Farma

Flutamol adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Flutamol mengandung zat aktif paracetamol, guaifenesin, phenylpropanolamine HCI, chlorphenamine maleate, alkohol.

Meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

  • Tiap 5 ml:
    • Paracetamol 125 mg
    • Guaifenesin 12,5 mg
    • Phenylpropanolamine HCI 3,5 mg
    • Chlorphenamine maleate 0,5 mg
    • Alkohol 2 %
  • Dewasa: 4 sendok takar (20 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan psikomotor
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia)
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia)
  • Mulut kering
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Penderita dengan gangguan jantung.
  • Penderita diabetes mellitus.
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat 
  • Hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Pasien dengan kondisi peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien pembesaran kelenjer prostat (hipertrofi prostat).
  • Pasien dengan kondisi tingginya hormon tiroid dalam tubuh (hipertiroid).
  • Pasien dengan gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin
  • Penderita yang mengkonsumsi alkohol.

Antidepresan tipe penghambat MAO

Sesuai kemasan per November 2019

Artikel Terkait