Flutab tablet adalah obat untuk meringankan nyeri, meredakan demam, mengatasi hidung tersumbat, dan mengatasi alergi.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
Kemasan 1 box isi 15 strip @ 8 tablet
Produsen Guardian Pharmatama

Flutab tablet adalah obat untuk meringankan nyeri, meredakan demam, mengatasi hidung tersumbat, dan mengatasi alergi. Obat ini termasuk dalam gologan obat bebas terbatas. Flutab tablet mengandung zat aktif parasetamol yang bekerja sebagai pereda nyeri (analgetik) dan menurunkan demam (antipiretik), serta fenilpropanolamin yang dapat menyempitkan pembuluh darah di hhidung sehingga akan mengurangi gejala flu dan hidung tersumbat, dan klorfeniramin maleat yang bekerja untuk mengatasi alergi (antihistamin).

  • Menurunkan demam.
  • Meredakan sakit kepala.
  • Meringankan nyeri sendi dan nyeri otot.
  • Mengatasi nyeri punggung.
  • Meringankan sakit gigi.
  • Meredakan nyeri.
  • Meringankan nyeri haid (dismenore).
  • Mengatasi alergi.
  • Mengatasi peradangan sendi.
  • Meringkan bersin dan hidung tersumbat.
  • Parasetamol 300 mg.
  • Fenilpropanolamin hidroklorida 12,5 mg.
  • Klorfeniramin maleat 2 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: ½ tablet sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

  • Reaksi alergi.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Pada penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Penurunan kadar gula dalam darah.
  • Mulut kering.
  • Penglihatan kabur.
  • Kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Kesulitan bernafas.
  • Perubahan warna pada kulit dan sklera mata menjadi kekuningan.
  • Mual.
  • Sakit perut.
  • Memar.
  • Kelelahan.
  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita penyakit hati yang berat.
  • Pasien penderita penyakit ginjal.
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengalami peningkatan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita penyakit kelenjar tiroid.
  • Pasien yang mengalami kerusakan kantong udara atau alveolus pada paru-paru (emfisemia).
  • Pasien penderita peradangan pada saluran pernapasan yang membawa udara ke paru-paru (bronkitis kronik).
  • Pasien yang mengalami kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    • Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita. Atau, belum ada penelitian pada wanita hamil maupun hewan percobaan. Obat hanya boleh diberikan jika manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Guardian Pharmatama. https://www.guardianpharmatama.com/product/flutab/
Diakses pada 22 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/acetaminophen-chlorpheniramine-phenylpropanolamine.html
Diakses pada 22 Juni 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait