Fluquadri vaksin adalah obat untuk mencegah penyakit influenza yang disebabkan oleh vitrus influenza A dan B.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 5 syringe @ 0,25 ml; 0,5 ml
Produsen Sanofi Pasteur

Fluquadri vaksin adalah obat untuk mencegah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A dan B. Vaksin ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Fluquadri vaksin mengandung influenza virus yang tidak aktif yang mampu mencegah penyakit influenza.

Mencegah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A dan B.

Virus influenza yang tidak aktif.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak 9 tahun ke atas: 0,5 ml.
  • Anak-anak:
    • 6 bulan-35 bulan: 0,25 ml sebanyak 1-2 dosis.
    • 3 tahun-8 tahun: 0,5 ml sebanyak 1-2 dosis.

Disuntukan secara intramuskular atau ke dalam otot. Penggunaan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih.

  • Nyeri tempat penyuntikan.
  • Kondisi munculnya bercak kemerahan pada kulit yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah di bawah kulit (eritema).
  • Pembengkakan.
  • Menangis yang tidak normal.
  • Kondisi di mana tubuh mengalami sejumlah gejala seperti lemas, pusing, dan demam (malaise).
  • Mengantuk.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Nyeri otot (myalgia).
  • Muntah.
  • Demam.
  • Pasien yang memilki alergi terhadap komponen vaksin ini.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap protein telur atau setelah pemberian vaksin influenza lainnya.
  • Jangan diberikan dengan injeksi intravaskular.
  • Jangan diinjeksikan pada bagian bokong.
  • Pasien yang mengalami demam akut.
  • Pasien penderita gangguan pendarahan seperti kelainan genetik yang menyebabkan gangguan pada sistem pembekuan darah (hemofilia) atau kondisi saat jumlah keping darah (trombosit) rendah, di bawah nilai normal (trombositopenia).
  • Pasien yang menjalani terapi untuk menghambat pembekuan darah (antikoagulan).
  • Pasien penderita autoimun dengan kondisi langka yang menyerang sistem saraf yang mengakibatkan kelemahan otot (sindrom Guillain-Barre).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap formaldehid dan triton X-100.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak 6 bulan ke bawah.

  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    • Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita. Atau, belum ada penelitian pada wanita hamil maupun hewan percobaan. Obat hanya boleh diberikan jika manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
  • Golongan obat yang bekerja dengan menekan sistem imun (immunosupresan).
  • Aspirin.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fluquadri?type=brief&lang=id
Diakses pada 25 Juni 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/vaccine,%20influenza?mtype=generic
Diakses pada 25 Juni 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait