Flucadex Sirup 60 ml merupakan obat untuk meringankan gejala flu.
Flucadex Sirup 60 ml merupakan obat untuk meringankan gejala flu.
Flucadex Sirup 60 ml merupakan obat untuk meringankan gejala flu.
Flucadex Sirup 60 ml merupakan obat untuk meringankan gejala flu.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 17.656/botol (60 ml) per Desember 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Graha Farma

Flucadex sirup merupakan obat untuk meringankan gejala flu yang bekerja sebagai antipiretik untuk menurunkan demam, antihistamin dan antitusif. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung paracetamol, guaifenesin, phenylpropanolamine HCl, dextromethorphan Hbr, chlorphenamine maleate.

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

  • Tiap 5 ml:
    • Paracetamol 250 mg.
    • Guaifenesin 50 mg.
    • Phenylpropanolamine HCL 7,5 mg.
    • Dextromethorphan Hbr 7,5 mg.
    • Chlorphenamine maleate 0,5 mg.
  • Dewasa anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia).
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Mulut kering.
  • Penderita dengan gangguan jantung.
  • Penderita penyakit kencing manis (diabetes mellitus).
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
  • Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita hipertrofi prostat.
  • Pasien dengan produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Pasien gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mengkonsumsi obat-obat lain yang menekan susunan syaraf pusat.
  • Pasien yang akan mengendarai kendaraan bermotor, atau menjalankan mesin.

Antidepresan tipe penghambat MAO.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Artikel Terkait