Floxigra kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Floxigra kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Floxigra kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Floxigra kaplet 500 mg adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 124.030/strip (500 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen Graha Farma

Floxigra adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri yang sensitif terhadap ciprofloxacin. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Floxigra mengandung zat aktif ciprofloxacin.

Ciprofloxacin 500 mg

  • Dewasa:
    • Infeksi ringan atau sedang saluran kemih: 250 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Infeksi berat saluran kemih: 500 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Infeksi ringan atau sedang saluran nafas, tulang, sendi, kulit, jaringan lunak: 500 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Infeksi berat saluran nafas, tulang, sendi, kulit, jaringan lunak: 750 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Prostatitis kronis: 500 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Gonore akut: 250 mg.

Dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

  • Efek terhadap saluran cerna:
  • Efek terhadap sistem syaraf:
    • Pusing.
    • Sakit kepala.
    • Rasa letih.
    • Insomnia.
    • Perasaan seperti jengkel, kesal, atau gelisah yang disebabkan oleh suatu provokasi atau sedikit atau tidak adanya provokasi (agitasi)
    • Tremor.
  • Reaksi hipersensitifitas:
    • Biduran.
    • Makula eritema.
    • Steven Johnson syndrome.
    • Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang (Pruritus)
    • Reaksi anafilaktik/analfilaktoid.
    • Efek terhadap hati
  • Lain-lain:
    • Nyeri sendi.
    • Lemas seluruh tubuh.
    • Nyeri otot.
    • Tinitus.
    • Keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung (epistaxis).
  • Hipersensitifitas terhadap ciprofloxacin atau antibiotik derivat quinolon lainnya.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak 12 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita dengan gangguan ginjal.
  • Hindarkan penderita dari sinar matahari yang berlebihan.
  • Pasien lanjut usia.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait