Floxacap Tablet 500 mg

07 Jan 2021| Dea Febriyani
Floxacap tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri.

Deskripsi obat

Floxacap tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri seperti peradangan pada paru-paru (bronkitis) dan peradangan pada dinding sinus (infeksi sinus). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Floxacap tablet mengandung zat aktif levofloksasin.

Floxacap Tablet 500 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 607.500/box per September 2020
Produk HalalYa
Kandungan utamaLevofloksasin.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAntibiotik kuinolon.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 6 tablet (500 mg)
ProdusenCaprifarmindo.

Informasi zat aktif

Levofloksasin merupakan antibiotik yang termasuk dalam golongan fluorokuinolon, levofloksasin bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Penghambatan enzim yang mencegah kerusakan DNA saat replikasi atau penggandaan (enzim topoisomerase) (DNA gyrase) sehingga akan mendorong kerusakan DNA bakteri. Obat ini hanya dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, levofloksasin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 99% (oral). Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) terjadi dalam 1-2 jam (oral).
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan tubuh termasuk mukosa paru-paru dan paru-paru, masuk ke dalam ASI. Volume distribusi sebanyak 1,27 L/kg. Pengikatan protein plasma sekitar 24-38%, terutama untuk albumin.
  • Metabolisme: Dimetabolisme minimal di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urin (sekitar 87% sebagai obat tidak berubah, di bawah 5% sebagai metabolit); feses ( di bawah 4%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 6-8 jam; 0,5-1 jam (inhalasi).

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati infeksi bakteri pada orang dewasa. Infeksi ini meliputi:

  • Peradangan pada paru-paru (bronkitis).
  • Infeksi pada dinding sinus.
  • Peradangan yang terjadi pada paru-paru yang disebabkan karena infeksi saluran pernapasan (pneumonia).
  • Kondisi memburuknya peradangan pada paru-paru (bronkitis kronis).
  • Infeksi kulit.
  • Infeksi prostat kronis.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi pada ginjal (pielonefritis).
  • Infeksi yang terdapat pada paru-paru yang disebabkan oleh Bacillus anthracs (antraks inhalasi).

Levofloksasin merupakan antibiotik yang termasuk dalam golongan fluorokuinolon, levofloksasin bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Penghambatan enzim yang mencegah kerusakan DNA saat replikasi atau penggandaan (enzim topoisomerase) (DNA gyrase) sehingga akan mendorong kerusakan DNA bakteri. Obat ini hanya dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

Komposisi obat

Levofloksasin 500 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Eksaserbasi akut dari bronkitis kronik: 500 mg/hari, dikonsumsi selama 7 hari.
  • Pneumonia yang didapat dari lingkungan: 500 mg/hari, dikonsumsi selama 7-14 hari.
  • Sinusitis maksilaris akut: 500 mg/hari, dikonsumsi selama 10-14 jam.
  • Infeksi kulit dan struktur kulit tidak terkomplikasi: 500 mg/hari, dikonsumsi selama 7 hari.
  • Infeksi saluran kemih terkomplikasi dan infeksi akut pada ginjal: 250 mg/hari, dikonsumsi selama 10 hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Pastikan kecukupan konsumsi cairan.

Efek samping obat

  • Mual atau muntah.
    Konsumsi makanan sederhana, hindari konsumsi makanan yang kaya rasa seperti makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Diare.
    Minum banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidarasi. Jika diare parah atau terus menjadi masalah, konsultasikan dengan apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, beri tahu dokter Anda.
  • Pusing.
    Jangan mengemudi dan jangan gunakan alat atau mesin sampai Anda merasa sehat kembali.
  • Gangguan tidur.
    Jika merepotkan, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Perubahan sementara pada enzim hati.
  • Lakukan pemantauan tes darah.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunaan jika Anda mengalami alergi, timbulnya nyeri, dan peradangan.
  • Pasien penderita kencing mansi yang menggunakan insulin atau obat minum antidiabetes.
  • Peningkatan tekanan intrakranial dan stimulasi susunan saraf pusat.
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal dengan pembersihan kreatinin (klirens kreatinin) 50 ml/menit ke bawah.
  • Pasien dengan kondisi atau gejala gangguan pada susunan saraf pusat.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan.
  • Lakukan pemeriksaan berkala terhadap fungsi ginjal, hati, dan darah.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi dan mengoperasikan mesin.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan floxacap tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap levofloksasin.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak 18 tahun ke atas.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antasid, sukralfat, kation logam, dan multivitamin.
    Levofloksasin dapat menurunkan penyerapan dari obat di atas, sehingga obat tersebut tidak memberikan efek yang seharusnya.
  • Obat antiinflamasi non steroid (NSAID).
    Penggunaan bersama NSAID dapat menyebabkan terjadinya peningkatan stimulasi susunan saraf pusat dan meningkatkan risiko terjadinya kejang.
  • Obat antidiabetes.
    Penggunaan bersama obat antidiabetes dapat menyebabkan terjadinya gangguan kadar gula darah pada pasien.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika Anda mengalami diare parah seperti tinja berair atau berdarah yang dapat terjadi dengan atau tanpa demam dan kram perut yang dapat terjadi hingga 2 bulan atau lebih setelah penggunaan obat ini.
  • Ruam, gatal-gatal, mengelupas atau melepuh pada kulit, demam, pembengkakan pada mata, wajah, mulut, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, kaki, pergelangan kaki atau kaki bagian bawah, suara serak atau sesak tenggorokan, batuk yang sedang berlangsung atau memburuk.
  • Kesulitan bernapas atau menelan, rasa haus atau kelaparan yang ekstrim, kulit pucat, merasa gemetar atau gemetar, detak jantung cepat atau berdebar-debar, berkeringat, sering buang air kecil, penglihatan kabur, atau kecemasan yang tidak biasa, pingsan atau kehilangan kesadaran, menguningnya kulit atau mata, kulit pucat, urin gelap, atau bangku berwarna terang, kejang, memar atau pendarahan yang tidak biasa, dan nyeri tiba-tiba di dada, perut, atau punggung.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/floxacap?type=brief&lang=id
Diakses pada 8 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-14495-8235/levofloxacin-oral/levofloxacin-oral/details
Diakses pada 8 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/levofloxacin-oral-tablet#highlights
Diakses pada 8 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/levofloxacin.html
Diakses pada 8 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/levofloxacin-tablets-for-infection
Diakses pada 8 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a697040.html
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email