Flasicox adalah obat untuk pengobatan simptomatik jangka pendek pada osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
Flasicox adalah obat untuk pengobatan simptomatik jangka pendek pada osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
Flasicox adalah obat untuk pengobatan simptomatik jangka pendek pada osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
Flasicox adalah obat untuk pengobatan simptomatik jangka pendek pada osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 28.585/strip (15 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 5 strip @ 10 kaplet (15 mg)
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Flasicox adalah obat yang digunakan untuk meredakan bengkak, kekakuan sendi dan rasa nyeri yang diakibatkan oleh radang sendi. Obat yang termasuk golongan antiinflamasi nonsteroid ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Flasicox mengandung zat aktif meloxicam.

  • Pengobatan jangka pendek untuk mengurangi atau meringankan gejala eksaserbasi pengapuran sendi (osteoarthritis) akut dan rheumatoid arthritis
  • Pengobatan jangka panjang untuk mengurangi atau meringankan gejala peradangan sendi (artritis reumatoid) seperti rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi

Meloxicam 15 mg

  • Osteoartritis:
    • Dosis awal: ½ tablet (7,5 mg) sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis lanjutan: 1 tablet (15 mg) sebanyak 1 kali/hari.

  • Rheumatoid arthritis: 1 tablet (15 mg) sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien berisiko tinggi: ½ tablet (7,5 mg) sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien dengan gagal ginjal: tidak lebih ½ tablet (7,5 mg) sebanyak 1 kali/hari.
  • Harus dikonsumsi dengan makanan.
  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya.
  • Hipersensitif terhadap asetosal.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien penderita munculnya luka pada dinding lambung (tukak lambung) yang aktif selama 6 bulan terakhir.
  • Pasien penderita gagal ginjal nondialisis berat.
  • Perdarahan saluran pencernaan.
  • Perdarahan penyakit pembuluh darah di otak (serebrovaskular).
  • Disfungsi hati yang parah.
  • Asma.
  • Polip hidung.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/flasicox/?type=brief
Diakses pada 18 Oktober 2019