Finasteride

27 Apr 2021
Ditinjau oleh dr. Wisniaty
Finasteride digunakan untuk mengatasi pembesaran prostat jinak dan meningkatkan pertumbuhan rambut

Finasteride digunakan untuk mengatasi pembesaran prostat jinak dan meningkatkan pertumbuhan rambut

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Alopros 5, Alopros, Finpro, Finstat, Propecia, Proscar, Prosix, Prostacom, Prostide, Reprosid, Reprostom

Deskripsi obat

Finasteride digunakan untuk mengatasi pembesaran prostat jinak, meningkatkan pertumbuhan rambut, dan mengurangi kerontokan rambut. Selain itu, obat ini juga dapat mengurangi keinginan buang air kecil, terutama di malam hari, sekaligus memperbaiki aliran urine.

Obat ini termasuk dalam golongan 5-alpha-reductase-inhibitor yang bekerja dengan cara mengurangi jumlah hormon dihidrotestosteron (DHT). Hormon ini dapat menyebabkan pembesaran prostat.

Menurunkan jumlah hormon DHT akan membantu mengatasi masalah pembesaran prostat, serta meningkatkan kembali pertumbuhan rambut pada laki-laki. Obat ini hanya meningkatkan jumlah rambut di kulit kepala, tetapi tidak akan menambah jumlah rambut di bagian tubuh lainnya. 

Finasteride (Finasterid)
GolonganKelas terapi: Obat untuk gangguan kandung kemih dan prostat Klasifikasi obat: 5-alpha-reductase-inhibitor
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, kapsul
Dikonsumsi olehDewasa
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori X: Penggunaan obat ini tidak disarankan pada ibu hamil.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Petunjuk umum konsumsi

Dosis diberikan dokter berdasarkan kondisi medis. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Oral
Pembesaran prostat jinak (BPH)

  • Dewasa: 5 mg sebanyak 1 kali sehari, selama setidaknya 6 bulan

Pola rambut rontok pada pria (androgenetic alopecia)

  • Dewasa: 1 mg/hari, setidaknya selama 3 bulan

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan finasteride pada mata adalah:

  • Masalah ereksi dan kurangnya minat pada seks
    Efek samping ini akan membaik seiring waktu. Jika tidak membaik, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Masalah dengan ejakulasi
    Jika jumlah ejakulasi kurang dari biasanya atau tidak memiliki air mani sama sekali, Anda tidak perlu khawatir karena efek samping ini tidak berbahaya. Bicaralah dengan dokter jika kondisi ini tidak membaik.
  • Jaringan kelenjar laki-laki membesar (ginekomastia)
  • Nyeri testis
  • Reaksi alergi
  • Kanker payudara pria

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan finasteride pada kondisi:

  • Tersumbatnya saluran kemih (uropati obstruktif)
  • Gangguan hati

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C. Terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan finasteride pada:

  • Wanita
  • Anak-anak dan remaja
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori X: Penggunaan finasteride tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda melihat tanda-tanda kanker payudara pria, seperti:

  • Benjolan payudara
  • Nyeri payudara atau nyeri saat ditekan
  • Keluarnya cairan dari puting
  • Perubahan payudara lainnya

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan kanamycin dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Diltiazem, fluconazole, itraconazole, nefazodone, nelfinavir, sirolimus, dan tacrolimus
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan level darah dan efek finasteride, sehingga efek sampingnya akan turut meningkat.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/finasteride?mtype=generic
Diakses pada 5 Maret 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/finasteride-index.html
Diakses pada 5 Maret 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/finasteride/
Diakses pada 5 Maret 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1548-167/finasteride-oral/finasteride-oral/details
Diakses pada 5 Maret 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a698016.html
Diakses pada 5 Maret 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email