Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Finasteride (Alias: Finasterid)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty pada 06 Feb 2019
Finasteride berguna untuk meningkatkan laju pertumbuhan kembali rambut dan mengurangi kerontokan rambut.
Kelebihan hormon dihydrotestosterone memicu kerontokan rambut, terutama pada pria.

Merk dagang yang beredar:

Alopros 5, Alopros, Finpro, Finstat, Propecia, Proscar, Prosix, Prostacom, Prostide, Reprosid, Reprostom.

Finasteride adalah obat golongan 5-alpha-reductase-inhibitor yang digunakan untuk mengobati pola rambut rontok pada pria yang disebut dengan androgenetic alopecia dan mengatasi pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia). Finasteride bekerja dengan mengurangi jumlah hormon dihydrotestosterone (DHT). Dengan mengurangi jumlah hormon DHT menyebabkan peningkatan kembali pertumbuhan rambut dan kerontokan rambut pada laki-laki. Finasteride akan meningkatkan jumlah rambut di kulit kepala tetapi tidak akan menambah jumlah rambut tubuh

Finasteride (Finasterid)
Golongan

5-alpha-reductase-inhibitor

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Pembesaran prostat jinak (BPH):

  • Dewasa: 5 mg, 1 kali sehari. Selama setidaknya 6 bulan

Pola rambut rontok pada pria (androgenetic alopecia)

  • Dewasa: 1 mg, 1 kali sehari. Selama setidaknya 3 bulan

Aturan pakai Finasteride dengan benar

Finasteride dapat dikonsumsi dengan atau tanpa obat. Gunakan air mineral untuk membantu penyerapan obat. Sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang disarankan kepada Anda oleh dokter.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Gunakan alat pengingat (alarm) untuk membantu Anda mengonsumsi obat ini diwaktu yang sama setiap hari. Untuk mendapatkan manfaat dari obat, Anda perlu mengonsumsi obat finasteride setidaknya 3 bulan. Untuk menjaga pertumbuhan rambut Anda, teruslah menggunakan obat ini.

Efek Samping

Efek samping seperti:

  • Disfungsi seksual seperti, penurunan libido, disfungsi ereksi, gangguan ejakulasi termasuk berkurangnya volume dari ejakulasi, gangguan orgasme
  • Pembesaran payudara pada pria
  • Nyeri testikular
  • Reaksi hipersensitivitas seperti pembengkakan bibir dan wajah, gatal, biduran, ruam, dan angioe
  • Menurunnya kadar antigen spesifik prostat (PSA/Prostate-specific antigen)
  • Depresi

Jika terjadi efek samping, segera konsultasikan dengan dokter.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Pria dengan resiko obstruksi saluran kemih
  • Gangguan / kerusakan hati
  • Alergi dengan obat finasteride

Konsultasikan kepada dokter bagi wanita hamil perihal hubungan seksual dengan suami yang mengonsumsi obat finasteride karena obat ini dikeluarkan melalui air mani dan urin. Anak-anak, remaja, dan wanita hamil tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini.

Obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh wanita, anak-anak dan remaja. Obat ini juga tidak boleh digunakan selama kehamilan dan menyusui. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Menggunakan finasteride dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti:

  • Jika finasteride digunakan bersama dengan obat-obatan seperti erythromycin, clarithromycin, isoniazid, itraconazole, nefazodone atau ketoconazole, dapat meningkatkan risiko efek samping dari finasteride
  • Obatan-obatan seperti rifampicin, nevirapine, atau carbamazepine berpotensi untuk mengurangi manfaat obat finasteride jika digunakan secara bersamaan

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/finasterid
Diakses pada 4 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/finasteride-oral-route/description/drg-20063819
Diakses pada 1 Oktober 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/finasteride/
Diakses pada 4 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1548-9167/finasteride-oral/finasteride-hair-growth-oral/details
Diakses pada 4 November 2018

Back to Top