Feksofenadin dapat meredakan gejala alergi, seperti mata gatal dan berair, gatal pada kulit, dan bersin
Feksofenadin termasuk antihistamin yang dapat meredakan gatal pada kulit.

Fexofenadine HCL, Fexotabs, Fexoved, Sandoz Fexal, Telfast, Telfast BD, Telfast HD, Telfast OD, Telfast Plus, Telfast 30.

Fexofenadine merupakan antihistamin yang berfungsi untuk meredakan gejala alergi seperti mata gatal dan berair, gatal-gatal pada kulit, hidung gatal, berair, dan bersin. Fexofenadine bekerja dengan memblokir zat alami tertentu (histamin) yang dibuat tubuh selama reaksi alergi.

Fexofenadine (Feksofenadin)
Golongan

Antihistamin

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Rinitis alergi musiman

  • Dewasa: 120 mg, 1 kali sehari
  • Anak 6-11 tahun: 30 mg, 2 kali sehari; anak di atas 12 tahun: 120 mg, 1 kali sehari

Urtikaria kronis idiopatik

  • Dewasa: 180 mg, 1 kali sehari
  • Anak di atas 12 tahun: 180 mg, 1 kali sehari.

Fexofenadine harus dikonsumsi dengan perut kosong atau tanpa makan. Sebaiknya obat ini diminum dengan air mineral, jangan minum jus saat mengonsumsi obat ini seperti jus apel, jus jeruk, atau jus lainnya karena dapat mengurangi penyerapan obat ini.

Dosis didasarkan pada usia, kondisi medis, dan respons Anda terhadap pengobatan. Sebaiknya jangan menambah atau mengonsumsi obat ini lebih sering dari dosis yang dianjurkan oleh dokter Anda. Mengonsumsi antasida yang mengandung magnesium dan aluminium dapat menurunkan penyerapan fexofenadine. Hubungi dokter jika kondisi Anda tidak berubah atau memburuk.

Efek samping seperti batuk, demam, atau sakit perut dapat terjadi. Jika beberapa efek tersebut memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Segera mencari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang serius seperti:

  • Sistem saraf: Insomnia, pusing, nyeri kepala, kelelahan, gangguan psikomotor
  • Jantung: palpitasi, takikardia
  • Saluran cerna: mual, diare, dispepsia
  • Saluran pernafasan: infeksi saluran pernafasan atas, sinusitis
  • Saluran kemih: retensi urin
  • Kulit: Ruam, rasa gatal (pruritus), urtikaria
  • Sistem imun: reaksi sensitivitas, infeksi virus misalnya influenza
  • Lain-lain: nyeri punggung, dismenore

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Riwayat penyakit jantung
  • Anak-anak, kehamilan dan laktasi
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Alergi dengan obat fexofenadine atau obat lainnya

Selama kehamilan obat ini hanya boleh digunakan jika benar-benar diperlukan. Sebaiknya sebelum menggunakan obat ini saat hamil konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk mendiskusikan manfaat dan resiko dari penggunaan obat ini.

Menggunakan fexofenadine dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti:

  • Peningkatan konsentrasi plasma dengan eritromisin dan ketokonazol
  • Pengurangan absorpsi dengan antasida yang mengandung Al dan Mg hidroksida

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/feksofenadin-hcl
Diakses pada 4 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/fexofenadine-oral-route/description/drg-20067082
Diakses pada 1 Oktober 2018

MIMS.  http://www.mims.com/indonesia/drug/info/fexofenadine?mtype=generic
Diakses pada 4 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-13823-2204/fexofenadine-oral/fexofenadine-oral/details
Diakses pada 4 Oktober 2018