Fenoflex Kapsul 160 mg

06 Jan 2021| Dea Febriyani
Fenoflex kapsul untuk mengatasi hiperkolesterolemia dan hipertrigliseridemia.

Deskripsi obat

Fenolfex kapsul adalah obat untuk mengatasi tingginya kadar trigliseria dalam darah (hipertrigliseridemia) dan tingginya kadar kolesterol (hiperkolesterolemia). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Fenoflex kapsul mengandung zat aktif fenofibrat.

Fenoflex Kapsul 160 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaFenofibrat.
Kelas terapiAntilipidemia.
Klasifikasi obatDerivat asam fibrat.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (160 mg)
ProdusenDarya Varia Laboratories

Informasi zat aktif

Fenofibrat atau obat golongan fibrat adalah obat bekerja dengan mengaktifkan peroxisome proleferator-activated receptor alfa dan lipoprotein lipase untuk menurunkan konsentrasi trigliserida dan meningkatkan high-density lipoproteoin (HDL) sebagai kolesterol baik.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, fenofibrat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi di saluran cerna (gastrointestinal).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan sekitar 99%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di dalam jaringan dan plasma untuk membentuk metabolit aktifnya kemudian mengalami inaktivasi di hati atau ginjal melalui proses glukoronidasi.
  • Ekskresi: Sekitar 60% dalam bentuk metabolit, dieliminasi melalui urin dan 25% melalui feses dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 20 jam.

Indikasi (manfaat) obat

Fenofibrat adalah obat golongan fibrat yang bermanfaat dalam mengurangi kadar trigliserida yang tinggi dalam tubuh dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh (HDL) terutama pada pasien yang telah melakukan diet namun kadar trigliserida yang dimiliki tetap tinggi. Sehingga, konsumsi fenofibrat diharapkan dapat mengurangi risiko:

  • Penyakit kardiovaskular.
  • Penyakit pankrearitis.

Komposisi obat

Fenofibrat 160 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Gumpalan darah di pembuluh darah (tromboemboli vena).
  • Batu empedu (kolelitiasis).
  • Sumsum tulang tidak memproduksi granulosit (agranulositosis).
  • Jumlah trombosit rendah di bawah nilai normal (trombositopenia).
  • Alergi (hipersensitif).
  • Kelainan otot (miopati).
  • Kerusakan otot rangka (rabdomiolisis).
  • Radang pankreas (pankrearitis).
  • Peningkatan kadar serum transminase.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan otot.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan pankreas

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan fenofelx kapsul pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan gangguan pakreas akut atau kronik.
  • Pasien dengan gangguan hati.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan gangguan empedu.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan penghambat HMG-CoA dan golongan fibrat lain.
    Penggunaan bersama fenofibrat menyebabkan gangguan pada otot yang cukup serius.
  • Obat antikoagulan.
    Penggunaan bersama finofibrat meningkatkan efek antikoagulan dan meningkatkan risiko pendarahan.
  • Siklosporin.
    Penggunaan bersama finofibrat menyebabkan gangguan fungsi ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki efek samping yang serius dan gejalanya dapat meliputi:

  • Masalah hati yang gejalanya bisa meliputi menguningnya kulit atau bagian putih mata.
  • Reaksi alergi yang parah yang gejalanya bisa meliputi pembengkakan pada wajah, mata, bibir, lidah, tangan, lengan, kaki, pergelangan kaki, atau tungkai bawah.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Kemerahan (ruam).
  • Kulit mengelupas atau melepuh,

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lipanthyl-lipanthyl%20penta%20145-lipanthyl%20supra%20160?type=full
Diakses pada 19 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/fenofibrate?mtype=generic
Diakses pada 19 Agustus 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/obat-baru/lipanthyl-penta-tablet-salut-selaput-145-mg/
Diakses pada 19 Agustus 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601052.html
Diakses pada 19 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email