fenofibrate adalah obat yang dapat menurunkan risiko pankreatitis
fenofibrate merupakan derivat asam fibrat

Cholecaps, Evothyl, Felosma, Fenofibrate OGB Medikon, Fenolip, Fenosup Lidose, Fibesco, Fibramed, Hicholfen, Hipolip, Hyperchol/Hyperchol 200 M, Lifen 200M, Lipanthyl/Lipanthyl Penta 145/ Lipanthyl Supra 160, Lipofibrat, Noles 200, Profibrat, Trichol, Trolip, Yosenob, Zumafib, Zumafib Micro.

Fenofibrate merupakan derivat asam fibrat yang digunakan untuk menurunkan kadar serum Trigliserida dan meningkatkan kadar HDL. Obat ini bekerja dengan meningkatkan enzim yang dapat memecah lemak sehingga dapat menurunkan risiko pankreatitis. Namun obat ini tidak menurunkan risiko serangan jantung atau stroke. Konsumsi obat ini juga harus diimbangi dengan pola makan dan olahraga yang teratur.

Fenofibrate (Fenofibrat)
Golongan

Fibrat

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Obat kapsul:

  • Dewasa: 150 mg/hari, dikonsumsi dengan makanan.

Obat tablet:

  • Dewasa: 120-160 mg/hari.

Dosis obat fenofibrate harus sesuai anjuran dari dokter. Obat ini dikonsumsi bersama dengan makanan.

Jika Anda mengonsumsi obat lain untuk menurunkan kolesterol (seperti cholestyramine atau colestipol), konsumsilah fenofibrat setidaknya 1 jam sebelum atau 4 sampai 6 jam setelah meminum obat tersebut, karena fenofibrate dapat mencegah penyerapan obat di dalam tubuh.

Obat ini diminum dengan teratur agar mendapatkan manfaat yang maksimal. Anda bisa menggunakan alat pengingat waktu (alarm) supaya Anda bisa mengonsumsi obat ini dengan waktu yang sama setiap hari. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih dari yang ditentukan oleh dokter karena dapat meningkatkan efek samping. Ikuti anjuran dokter untuk tetap mengonsumsi obat ini bahkan jika Anda sudah merasa lebih sehat. Pengobatan ini bisa memakan waktu hingga 2 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi fenofibrate:

  • Nyeri perut, nyeri punggung
  • Sakit kepala
  • Asthenia
  • Diare
  • Mual
  • Konstipasi
  • Sindrom flu
  • Nyeri otot
  • Penurunan hemoglobin, hematokrit dan jumlah leukosit ringan sampai sedang
  • Tes fungsi hati abnormal (e.g. peningkatan SGOT, SGPT)

Obat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya cholelithiasis, pankreatitis, rhabdomiolisis dan mempengaruhi otot-otot skeletal. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Alergi fibrat
  • Penyakit ginjal
  • Kehamilan
  • Penyakit kandung empedu
  • Penyakit hati (sirosis bilier, hepatitis)

Obat ini tidak dianjurkan pada wanita hamil karena bisa membahayakan bayi di dalam kandungan. Konsultasikan dengan dokter agar Anda mengetahui risiko dan manfaat dari obat ini.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas
  • Kelainan fungsi hati
  • Sirosis bilier primer
  • Riwayat penyakit kandung empedu
  • Gangguan ginjal dan hati berat
  • Menyusui

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Menggunakan fenofibrate dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi seperti

  • Menurunkan penyerapan fenofibrate dengan cholestyramine.
  • Meningkatkan risiko nefrotoksisitas (gangguan ginjal) dengan ciclosporin.
  • Meningkatkan risiko toksisitas otot dengan simvastatin.
  • Meningkatkan risiko perdarahan dengan antikoagulan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/fenofibrat
Diakses pada 4 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/fenofibrate-oral-route/description/drg-20068427
Diakses pada 1 Oktober 2018

MIMS.  http://www.mims.com/indonesia/drug/info/fenofibrate/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 4 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-93290/fenofibrate-oral/details
Diakses pada 4 November 2018

Artikel Terkait