Faxiden kaplet 20 mg untuk terapi peradangan pada sendi.
Faxiden kaplet 20 mg untuk terapi peradangan pada sendi.
Faxiden kaplet 20 mg untuk terapi peradangan pada sendi.
Faxiden kaplet 20 mg untuk terapi peradangan pada sendi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 4.820/strip (20 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (20 mg)
Produsen Ifars

Faxiden adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit seperti bengkak, peradangan, nyeri sendi, dan kekakuan sendi.Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Faxiden mengandung zat aktif piroxicam.

  • Terapi:
    • Peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
    • Sendi terasa nyeri akibat peradangan ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi (osteoartritis)
    • Radang sendi pada punggung yang membuat bagian punggung belakang terasa nyeri dan kaku (ankilosing spondilitis)
    • Gangguan muskuloskeletal akut
    • Pembengkakan pada sendi akibat kadar asam urat berlebih dalam tubuh (gout) akut.

Piroxicam 20 mg

  • Dewasa:
    • Rheumatoid arthritis: 20 mg/hari
    • Osteoartritis: 20 mg/hari
    • Ankilosing spondilitis: 20 mg/hari
    • Gout akut: 40 mg/hari, dosis tunggal
    • Gangguan muskuloskeletal akut: 40 mg/hari, dosis tunggal

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Gangguan saluran cerna seperti anoreksia, epigastric distress, mual, sembelit, rasa tidak nyaman pada abdomen, kembung, diare, nyeri abdomen
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Ruam kulit.
  • Gatal-gatal.
  • Penderita yang mempunyai riwayat tukak lambung atau pendarahan lambung.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap piroxicam.
  • Penderita yang mengalami bronkospasme, polip hidung, dan angiodema atau gatal-gatal apabila diberikan acetosal atau obat-obatan anti peradangan non steroid lain.
  • Pasien mempunyai sifat predisposisi terhadap kelainan pembekuan darah.
  • Dapat mengakibatkan kerusakan liver, meningkatkan SGPT/SPOT hingga jaundice.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pada penderita yang mengalami gangguan pengelihatan selama menggunakan piroxicam dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata.
  • Antikoagulan oral.
  • Sulfonilurea.
  • Hidantoin.
  • Acetosal.
  • Lithium.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait