Fasidol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan rasa sakit.
Fasidol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan rasa sakit.
Fasidol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan rasa sakit.
Fasidol sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan rasa sakit.
Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
HET Rp 12.038/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Fasidol adalah obat yang digunakan untuk meringankan rasa sakit dan menurunkan demam. Obat ini merupakan golongan obat bebas. Fasidol mengandung zat aktif paracetamol.

Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam.

Tiap 5 ml: paracetamol 120 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Anak-anak:
    • 0-1 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
    • 1-2 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
    • 2-6 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
    • 6-9 tahun: 2-3 sendok takar (10-15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
    • 9-12 tahun: 3-4 sendok takar (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati
  • Reaksi hipersensitivitas.
  • Penderita gangguan fungsi hati yang berat
  • Penderita hipersensitif terhadap obat ini.

Pasien penderita penyakit ginjal.

Konsumsi beberapa obat secara bersamaan dapat menimbulkan interaksi obat.

  • Konsumsi paracetamol bersamaan dengan kolestiramin dapat mengakibatkan penurunan penyerapan paracetamol.
  • Konsumsi bersamaan dengan rifampisin dan beberapa antikonvulsan (contoh: fenitoinfenobarbitalkarbamazepin) dapat menurunkan kadar parasetamol serum.
  • Konsumsi bersamaan dengan metoclopramide dan domperidone dapat meningkatkan penyerapan paracetamol.
  • Dapat meningkatkan kadar kloramfenikol dalam serum.

Sesuai kemasan per November 2019

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait