Farsifen 400 kaplet 400 mg

23 Okt 2019| Maria Yuniar
Farsifen 400 kaplet 400 mg digunakan untuk meringankan gejala-gejala penyakit rematik pada tulang, sendi, dan otot.

Deskripsi obat

Farsifen adalah obat yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit seperti sakit kepala, sakit gigi, radang sendi, dan nyeri otot. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Farsifen mengandung zat aktif ibuprofen.

Farsifen 400 kaplet 400 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 7.560/strip (400 mg) per Oktober 2019.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 tablet (400 mg).
ProdusenIfars

Indikasi (manfaat) obat

Meringankan gejala-gejala penyakit rematik tulang, sendi, dan non sendi, meringankan gejala-gejala akibat trauma otot dan tulang/sendi (trauma muskuloskeletal), meringankan nyeri ringan sampai sedang antara lain nyeri haid, nyeri pada penyakit gigi atau pencabutan gigi, nyeri setelah operasi, dan sakit kepala.

Komposisi obat

Ibuprofen 400 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa:
    • Untuk pereda nyeri (analgesik) dan mengurangi peradangan (antiinflamasi) rematik tulang, sendi, non sendi, trauma otot dan tulang: 400 mg sebanyak 3-4 kali/hari.
    • Untuk analgesik: 200-400 mg sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi bersamaan dengan makan.

Efek samping obat

  • Gangguan saluran pencernaan termasuk mual, muntah, gangguan pencernaan, diare, sembelit, dan nyeri lambung.
  • Ruam kulit, penyempitan bronkus (bronchospasme), serta penurunan jumlah trombosit (trombositopenia).

Perhatian Khusus

  • Pasien penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia (lupus eritematosus sistemik).
  • Pasien gangguan fungsi hati.
  • Pasien gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita asma.
  • Penderita penyakit gagal jantung.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita dengan tukak lambung yang berat dan aktif.
  • Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat antiinflamasi nonsteroid lain.
  • Penderita sindroma polip hidung, angiodema.
  • Penderita dimana bila menggunakan aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya akan timbul gejala asma, rhinitis atau gatal-gatal (urtikaria).
  • Kehamilan 3 bulan terakhir.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Aspirin dan obat antiinflamasi lain.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

6 Obat Herbal untuk Nyeri Sendi yang Paling Ampuh

Obat herbal nyeri sendi ada banyak yang terbukti manjur redakan peradangan. Jika gejala tiba-tiba kambuh di rumah, coba oleskan lidah...Baca selengkapnya
6 Obat Herbal untuk Nyeri Sendi yang Paling Ampuh

10 Cara Mencegah Gigi Berlubang yang Efektif Bikin Gigi Tetap Kuat

Ada banyak cara mencegah gigi berlubang yang bisa dilakukan, agar kerusakan gigi ini tidak berujung harus dicabut. Mulai dari cara sendiri yang bisa dilakukan di rumah hingga dengan prosedur oleh dokter, berikut ini langkah yang bisa Anda ikuti.
22 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
10 Cara Mencegah Gigi Berlubang yang Efektif Bikin Gigi Tetap Kuat

Ini Sederetan Bumbu Masak yang Bisa Jadi Obat Rematik Alami

Saat pergi ke pasar, jangan lupa membeli rempah-rempah yang bisa menjadi obat rematik alami, ya. Sebab, dunia medis telah mengakui adanya rempah-rempah yang bisa mengobati peradangan sendi akibat rematik.
11 Feb 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Ini Sederetan Bumbu Masak yang Bisa Jadi Obat Rematik Alami