Faktu Suppositoria

Faktu supposituria adalah obat untuk membantu mengobati wasir dan robekan pada lapisan anus yang disebut mukosa anus (anal fissures).

Deskripsi obat

Faktu suppositoria adalah obat untuk mengobati wasir (hemoroid) dan robekan pada anus (anal fissures). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Faktu suppositoria mengandung zat aktif polikresulen dan sinkokain hidroklorida.

Faktu Suppositoria
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 105.600/box per Oktober 2019
Produk HalalYa
Kandungan utamaPolikresulen dan sinkokain hidroklorida.
Kelas terapiAnestesi lokal.
Kemasan1 box isi 2 strip @ 5 suppositoria
ProdusenPharos Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati wasir (hemoroid).
  • Mengobati robekan pada lapisan anus (anal fissures).

Polikresulen merupakan kondensasi dari metacresolsulfonic acid dan methanal (formalin) yang dapat meredakan peradangan.
Sinkokain hidroklorida termasuk dalam kelompok obat yang disebut anestesi lokal. Sinkokain hidroklorida bekerja dengan menghilangkan rasa sakit di area yang diterapkan.

Komposisi obat

  • Polikresulen 100 mg.
  • Sinkokain hidroklorida 2,5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 supposituria sebanyak 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

  • Cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat.
  • Buka bungkus suppositoria.
  • Gosokkan pelumas berbahan dasar air ke ujungnya atau celupkan ke dalam air. Ini akan membantu Anda memasukannya dengan lancar.
  • Anda dapat berdiri dengan satu kaki di atas kursi atau berbaring miring dengan satu kaki lurus dan kaki lainnya ditekuk ke arah perut.
  • Buka bokong Anda dengan lembut.
  • Dorong suppositoria dengan hati-hati, ujung runcing terlebih dahulu, sekitar 1 inci ke bagian bawah Anda.
  • Tutup kaki Anda dan duduk atau berbaring selama sekitar 15 menit untuk membiarkannya larut.
  • Cuci kembali tangan Anda dengan air hangat dan sabun.

Efek samping obat

  • Ketidaknyamanan lokal ringan misalnya, sensasi terbakar atau gatal.
  • Gatal (pruritus).
  • Kemerahan pada kulit (eritema).
  • Bintik-bintik ataupun benjolan kecil (papules).
  • Pembengkakan yang seringkali terjadi akibat reaksi alergi (angioedema).
  • Gatal-gatal atau biduran (urtikaria).

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan epilepsi.
  • Pasien dnegan gangguan hati.
  • Pasien dengan gangguan konduksi jantung atau fungsi pernapasan
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Lansia.
  • Anak-anak.

Kategori kehamilan

Kategori N: Keamanan penggunaan faktu suppositoria pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memilki alergi terhadap komponen obat ini.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang jarang tetapi sangat serius ini terjadi:

  • Detak jantung cepat atau tidak teratur.
  • Sakit kepala.
  • Berdebar.
  • Gugup.
  • Gemetar (tremor).
  • Kesulitan tidur.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-61122/hemorrhoidal-suppository-rectal/details
Diakses pada 9 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/suppositories-how-to-use#1
Diakses pada 9 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/faktu?type=full
Diakses pada 9 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/policresulen?mtype=generic
Diakses pada 9 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cinchocaine?mtype=generic
Diakses pada 9 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Lakukan Ini untuk Mengatasi Kutu Rambut Kemaluan

Kutu rambut kemaluan adalah parasit yang ada di daerah kemaluan dan menimbulkan rasa gatal. Kutu ini dapat diatasi dengan salep yang mengandung ivermectin, permethrin, atau lindane.
02 May 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Lakukan Ini untuk Mengatasi Kutu Rambut Kemaluan

Payudara Gatal Saat Hamil? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Payudara gatal saat hamil adalah kondisi yang umum terjadi pada ibu hamil dan tidak membahayakan. Biasanya penyebab payudara gatal saat hamil adalah perubahan hormon.Baca selengkapnya
Payudara Gatal Saat Hamil? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ini Cara Menghilangkan Bekas Gatal Menghitam yang Bisa Anda Pilih

Cara menghilangkan bekas gatal secara alami dapat dilakukan dengan menggunakan cuka apel, gel lidah buaya, dan teh hijau. Jika cara alami tidak mempan, Anda bisa mengobatinya dengan obat-obatan berikut ini.
05 Oct 2020|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Ini Cara Menghilangkan Bekas Gatal Menghitam yang Bisa Anda Pilih