no-image-drug
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 125.000/box per Juni 2020
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 1 catridge (3 ml)
Produsen Kalbe Farma

Ezelin injeksi merupakan cairan insulin jernih dan tidak berwarna yang digunakan untuk mengobati pasien kencing manis (diabetes melitus) pada dewasa, remaja, dan anak-anak 6 tahun ke atas. Injeksi ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Ezelin injeksi mengandung insulin glargine.

Mengobati penyakit kencing manis (diabetes melitus) pada pasien dewasa, remaja, dan anak-anak 6 tahun ke atas yang membutuhkan terapi insulin.

Tiap 1 ml: insulin glargine 100 unit yang setara dengan 3,64 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis bersifat individual yang dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas fisik, kerja, atau penyakit lain dari pasien.
  • Terkadang penyuntukan insulin glargine dikombinasikan dengan insulin kerja cepat, insulin analog kerja singkat, dan obat antidiabetes oral.
  • Jika terdapat perubahan regimen terapi dengan insulin lainnya, dosis insulin glargine perlu disesuaikan termasuk dosis obat kombinasi yang digunakan pada waktu bersamaan.

Disuntikkan secara subkutan.

  • Penurunan kadar gula darah hingga di bawah normal (hipoglikemia).
  • Kondisi yang menyebabkan kehilangan atau sebaliknya mengalami pertambahan lemak di area tubuh tertentu (lipodistrofi).
  • Reaksi alergi.
  • Gangguan penglihatan.
  • Pembengkakan pada anggota tubuh yang terjadi karena penimbunan cairan di dalam jaringan (edema).
  • Gangguan pengecapan (disgesia).
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Gangguan metabolisme dan gizi.
  • Gangguan sistem imun.
  • Gangguan mata.
  • Gangguan pada kulit dan jaringan subkutan.

Pasien yang memiliki alergi terhadap insulin glargine atau komponen lainnya.

  • Pasien penderita komplikasi dari diabetes yang mematikan, akibat tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetik).
  • Pasien dengan kadar gula darah di bawah normal atau di atas normal (hipoglikemia atau hiperglikemia).
  • Pasien penderita kondisi ketika tubuh kekurangan kalium atau potasium dalam darah (hipokalemia).
  • Pasien yang memiliki penyakit yang suka kambuh.
  • Pasien dengan kombinasi insulin glargine injeksi dan thiazolidindones.
  • Harus dilakukan review pada kepatuhan pasien pada regimen yang diberikan. lokasi penyuntikan, teknik penyuntikan yang benar, dan seluruh faktor yang relevan sebelum penyesuaian dosis.
  • Untuk menggantu insulin ke merk atau jenis lain harus dilakukan di bawah pengawasan petugas kesehatan.
  • Penggunaan obat ini dapat menyebabkan terbentuknya antibodi insulin, kebutuhan insulin disesuaikan untuk memperbaiki tendensi hiperglikemia atau hipoglikemia.
  • Obat antidiabetes oral.
  • Disopiramide.
  • Fibrat.
  • Fluoxetin.
  • Penghambat monoamin oksidase.
  • Pentoksifilin.
  • Propoksifen.
  • Salisilat.
  • Antibiotik sulfonamida.
  • Kortikosteroid.
  • Danazol.
  • Diazoksida.
  • Diuretik.
  • Glukagon.
  • Isoniazida.
  • Estrogen dan progesteron.
  • Derivat fenotiazine.
  • Somatropin.
  • Golongan obat simpatomimetik.
  • Hormon tiroid.
  • Produk obat antipsikotik.
  • Penghambat protease.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ezelin?type=brief&lang=id
Diakses pada 15 Juni 2020

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/588/EZELIN
Diaskes pada 15 Juni 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait