Etorvel Tablet

15 Okt 2020
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (60 mg; 90 mg; 120 mg)
Produsen
Novell Pharmaceutical

Etorvel tablet adalah obat yang digunakan untuk meringankan radang sendi (osteoartritis), nyeri haid (dismenorea), meringankan nyeri pada kondisi gangguan fungsi pada ligamen, otot, saraf, sendi dan tendon (muskuloskeletal kronik), radang sendi akibat sistem imun yang menyerang jaringan sendi (rheumatoid arthritis), dan meringankan nyeri akut yang berhubungan dengan bedah mulut (operasi gigi). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Oricox mengandung zat aktif etorikoksib.

  • Nyeri akut yang berhubungan dengan bedah mulut (operasi gigi).
  • Radang sendi (osteoartritis).
  • Nyeri pada kondisi gangguan fungsi pada ligamen, otot, saraf, sendi dan tendon (muskuloskeletal kronik).

Etorikoksib adalah salah satu obat golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID). yang bekerja dengan menghambat inhibitor cycloxygenase-2 (COX-2) sehingga dapat mengurangi gejala yang berhubungan nyeri dan peradangan.

  • Etorvel tablet 60 mg: etorikoksib 60 mg.
  • Etorvel tablet 90 mg: etorikoksib 90 mg.
  • Etorvel tablet 120 mg: etorikoksib 120 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Radang sendi (osteoartritis) dan nyeri pada kondisi gangguan fungsi pada ligamen, otot, saraf, sendi dan tendon (muskuloskeletal kronik): 60 mg/hari.
  • Nyeri akut yang berhubungan dengan bedah mulut (operasi gigi): 120 mg/hari.
Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Pusing.
  • Mual.
  • Sakit kepala.
  • Lelah (asthenia).
  • Pembengkakan anggota tubuh karena penumpukan cairan (edema tungkai).
  • Peningkatan kadar darah yang menjadi tinggi (hipertensi).
  • Rasa nyeri pada bagian atas nyeri (dispepsia).
  • Dada terasa terbakar (heartburn).
  • Kenaikan kadar ALT dan AST di dalam hati.
  • Pasien yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Gangguan pembuluh darah dan suplai darah ke otak (serebrovaskular).
  • Pasien dengan riwayat penyempitan otot bronkus di paru-paru (bronkospasme) dan radang mukosa hidung (rinitis akut).
  • Penyakit penyempitan pembuluh darah arteri (arteri perifer).
  • Pasien dengan usia di bawah 16 tahun.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati.
  • Penyakit penyempitan pembuluh darah arteri jantung (jantung iskemik).
  • Wanita hamil.
  • Pasien dengan kondisi gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Pasien yang memiliki penyakit stroke.
  • Pasien yang memiliki penyakit darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang memiliki penyakit gagal jantung akibat kekurangan oksigen (gagal jantung kongestif).
  • Pasien yang memiliki risiko serangan jantung (infark mikoard).
  • Pasien yang memiliki gangguan saluran pencernaan.
  • Pasien yang memiliki gangguan hati.
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal.
  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat meningkatkan kondisi stabil AUC0-24 jam yaitukonsentrasi waktu plasma dalam 24 jam terakhir.
  • Warfarin.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat meningkatkan waktu pembekuan darah (protombin).
  • Aspirin.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat meningkatkan risiko terjadinya lesi pada kulit atau bagian bawah mulut (ulserasi).
  • Rifampisin.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat menurunkan plasma AUC.
  • Lithium.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat meningkatkan kadar litium plasma.
  • ACE dan antagonis angotensin II.
    Penggunaan bersama etorikoksib dapat mengurangi efek antihipertensi diuretik.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/etoricoxib?mtype=generic
Diakses ada 15 September 2020

PIONAS. http://pionas.pom.go.id/monografi/etorikoksib
Diakses ada 15 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/etoricoxib-for-pain-and-inflammation-arcoxia
Diakses ada 15 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

8 Makanan Penyebab Nyeri Sendi yang Sebaiknya Dihindari, Apa Saja?

Makanan penyebab nyeri sendi harus dihindari sebagai cara mencegah sendi nyeri kambuh kembali. Apa saja jenis makanan untuk penderita nyeri sendi yang sebaiknya dihindari?Baca selengkapnya
8 Makanan Penyebab Nyeri Sendi yang Sebaiknya Dihindari, Apa Saja?

DOMS, Saat Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

DOMS atau delayed-onset muscle soreness adalah rasa nyeri yang muncul dalam periode 12-24 jam setelah berolahraga, dan bisa bertahan hingga 3 hari kemudian. Namun setelah periode itu, DOMS akan mereda dengan sendirinya.
18 Jun 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
DOMS, Saat Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

Kompres Hangat vs. Kompres Dingin, Kenali Manfaat dan Penggunaannya

Kompres hangat dan kompres dingin sama-sama memiliki manfaat untuk mengatasi kondisi medis tertentu. Namun demikian, penting untuk memahami perbedaan keduanya, agar dapat menerapkan fungsi kedua jenis kompres ini secara optimal.
07 May 2020|Aditya Prasanda
Baca selengkapnya
Kompres Hangat vs. Kompres Dingin, Kenali Manfaat dan Penggunaannya