Estazolam

15 Mei 2019
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Estazolam digunakan untuk mengatasi insomnia dengan cara memperlambat kinerja sistem saraf.

Estazolam dapat mengatasi insomnia.

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Alena, Esilgan, Estalin.

Deskripsi obat

Estazolam digunakan untuk mengobati masalah tidur (insomnia). Obat ini dapat membuat Anda tidur lebih cepat, dan lebih lama. Estazolam termasuk golongan obat penenang-hipnotik. Obat ini bekerja di otak dan membuat Anda lebih tenang.

Estazolam (Estazolam)
Golongan

Obat penenang golongan benzodiazepin

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Insomnia

  • Dewasa: Untuk pengobatan jangka pendek: 1-2 mg sebelum tidur.

Efek samping obat

Setiap pemakaian obat berpotensi menimbulkan efek samping. Meski belum tentu terjadi, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Obat estazolam dapat menyebabkan efek samping berupa pusing dan mengantuk. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk memperoleh penanganan medis.

Segera cari pertolongan medis jika mengalami efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Kehilangan ingatan
  • Perubahan mood
  • Pikiran bunuh diri
  • Halusinasi

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mengalami efek samping lain, tanyakan pada tenaga kesehatan.

Perhatian Khusus

Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu, termasuk jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Gangguan hati
  • Gangguan ginjal
  • Penyakit otot

Jangan mengonsumsi obat ini selama masa kehamilan, maupun menggunakannya bersamaan dengan ketoconazole. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi mungkin akan terjadi jika Anda mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Apabila ingin memakai estazolam bersama obat lain, harap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter akan mengganti dosisnya. Berikut ini jenis obat yang berpotensi menimbulkan interaksi saat dipakai bersama dengan estazolam.

Jenis Obat

Interaksi

Inhibitor CYP3A (misalnya nefazodone, fluvoxamine, erythromycin)

Peningkatan efektivitas kadar plasma

Penginduksi CYP3A (misalnya karbamazepin, fenitoin, rifampisin, barbiturat)

Penurunan efektivitas kadar plasma

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/estazolam-oral-route/before-using/drg-20072253
Diakses pada 14 November 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/estazolam
Diakses pada 14 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3697/estazolam-oral/details
Diakses pada 14 November 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email