Esilgan tablet 1 mg

19 Nov 2019| Lenny Tan
Esilgan tablet 1 mg berfungsi untuk menangani segala macam gangguan tidur karena gugup, cemas, tegang psikosis dan gangguan lain seperti setelah operasi, trauma.

Deskripsi obat

Esilgan adalah mengatasi gangguan psikosis, nyeri pasca operasi, trauma dan gangguan tidur karena cemas berlebih. Estazolam  termasuk golongan obat penenang-hipnotik.  Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Esilgan mengandung zat aktif estazolam.

Esilgan tablet 1 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 525.571/box (1 mg) per September 2019
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 tablet (1 mg)
ProdusenTakeda Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati macam gangguan tidur karena gugup, cemas dan ketegangan berlebih, gangguan psikosis dan gangguan lain seperti nyeri setelah operasi, trauma.

Komposisi obat

Estazolam 1 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Stress jangka panjang (neurosis): 1-2 tablet sebanyak 1 kali sehari sebelum tidur. 
  • Gangguan hubungan dengan realita (psikosis), halusinansi (skizofrenia): 1-2 tablet sebanyak 1 kali/hari sebelum tidur.
  • Malam sebelum operasi: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari sebelum tidur.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum tidur.

Efek samping obat

  • Ketergantungan: ketergantungan estazolam cepat terjadi pada pemberian berulang.
  • Gejala putus obat: penghentian secara mendadak pada penggunaan yang terus menerus dapat menyebabkan gejala putus obat.
  • Pernafasan: kondisi gagal nafas.
  • Psikoneurologi: Reaksi tidak normal, perasaan mengantuk, pusing, gangguan koordinasi gerakan dan sakit kepala.
  • Hipersensitif: Kemerahan, gatal.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita myasthenia gravis.
  • Pasien gangguan fungsi pernafasan.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien penderita gangguan fungsi jantung, ginjal dan hati.
  • Wanita hamil dan Ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita kelemahan otot akut (myasthenia gravis).
  • Pasien penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat turunan dari phenothiazine.
  • Obat anti depresan (penghambat monoamine oksidase).
  • Alkohol.
  • Pelemas otot.

Sesuai kemasan per September 2019.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email