Esilgan tablet 1 mg berfungsi untuk menangani segala macam gangguan tidur karena gugup, cemas, tegang psikosis dan gangguan lain seperti setelah operasi, trauma.
Esilgan tablet 1 mg berfungsi untuk menangani segala macam gangguan tidur karena gugup, cemas, tegang psikosis dan gangguan lain seperti setelah operasi, trauma.
Esilgan tablet 1 mg berfungsi untuk menangani segala macam gangguan tidur karena gugup, cemas, tegang psikosis dan gangguan lain seperti setelah operasi, trauma.
Esilgan tablet 1 mg berfungsi untuk menangani segala macam gangguan tidur karena gugup, cemas, tegang psikosis dan gangguan lain seperti setelah operasi, trauma.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 525.571/box (1 mg) per September 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (1 mg)
Produsen Takeda Indonesia

Esilgan adalah mengatasi gangguan psikosis, nyeri pasca operasi, trauma dan gangguan tidur karena cemas berlebih. Estazolam  termasuk golongan obat penenang-hipnotik.  Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Esilgan mengandung zat aktif estazolam.

Mengobati macam gangguan tidur karena gugup, cemas dan ketegangan berlebih, gangguan psikosis dan gangguan lain seperti nyeri setelah operasi, trauma.

Estazolam 1 mg.

Dewasa:

  • Stress jangka panjang (neurosis): 1-2 tablet sebanyak 1 kali sehari sebelum tidur. 
  • Gangguan hubungan dengan realita (psikosis), halusinansi (skizofrenia): 1-2 tablet sebanyak 1 kali/hari sebelum tidur.
  • Malam sebelum operasi: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari sebelum tidur.

Dikonsumsi sebelum tidur.

  • Ketergantungan: ketergantungan estazolam cepat terjadi pada pemberian berulang.
  • Gejala putus obat: penghentian secara mendadak pada penggunaan yang terus menerus dapat menyebabkan gejala putus obat.
  • Pernafasan: kondisi gagal nafas.
  • Psikoneurologi: Reaksi tidak normal, perasaan mengantuk, pusing, gangguan koordinasi gerakan dan sakit kepala.
  • Hipersensitif: Kemerahan, gatal.
  • Pasien penderita kelemahan otot akut (myasthenia gravis).
  • Pasien penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat.
  • Pasien penderita myasthenia gravis.
  • Pasien gangguan fungsi pernafasan.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien penderita gangguan fungsi jantung, ginjal dan hati.
  • Wanita hamil dan Ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Obat turunan dari phenothiazine.
  • Obat anti depresan (penghambat monoamine oksidase).
  • Alkohol.
  • Pelemas otot.

Sesuai kemasan per September 2019.

Artikel Terkait