Erladerm-n krim 5 g obat untuk mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri.
Erladerm-n krim 5 g obat untuk mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri.
Erladerm-n krim 5 g obat untuk mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri.
Erladerm-n krim 5 g obat untuk mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 18.850/tube (5 g) per November 2019.
Kemasan 1 tube @ 5 g
Produsen Erela

Erladerm-n adalah obat untuk mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri, atau jika ada ancaman terjadi infeksi. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Erladerm-n mengandung betamethasone-17 valerate, neomycin sulfate sebagai zat aktifnya.

Mencegah gejala yang mengikuti bila terjadi infeksi sekunder dari bakteri, atau jika ada ancaman terjadi infeksi atau jika ada ancaman terjadi infeksi eksem pada anak dan dewasa termasuk atopik dan discoid eksema, psoriasis, neurodermatosis, dermatitis seboroik, anal dan genital intertrigo.

Tiap 1 g: Betamethasone-17 valerate 1 mg, neomycin sulfate 5 mg

2-3 kali/hari.

Oleskan tipis pada area yang terjangkit.

  • Penggunaan jangka panjang dan intensif dapat menyebabkan perubahan atrofi setempat pada kulit seperti: penipisan, striae, dilatasi pembuluh darah tepi.
  • Perubahan pigmentasi dan hipertrikosis dengan steroid topikal.
  • Pengobatan infeksi kulit primer karena jamur atau bakteri, infeksi primer atau sekunder karena yeast, serta pada infeksi sekunder karena pseudomonas.
  • Pengobatan otitis eksterna, rosacea, jerawat, dermatitis perioral, perianal dan genital pruritus, infeksi virus kutaneus primer (herpes simplex, chicken pox).
  • Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen diatas.
  • Pasien penderita tuberkulosis kulit
  • Tidak boleh digunakan pada mata atau pada kulit yang berdekatan dengan mata.
  • Luka bakar yang luas.
  • Wanita hamil.

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait