Ergotamine (Alias: Ergotamin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty pada 04 Feb 2019
Ergotamin membantu menurunkan efek berdenyut dari nyeri kepala vaskular.
Ergotamin untuk mengobati atau mencegah nyeri kepala tipe tertentu

Merk dagang yang beredar:

Bellaphen, Cafergot, Ergotamin tartrat-Kofein, Erifac

Ergotamine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati atau mencegah nyeri kepala tipe tertentu (nyeri kepala vaskular seperti migrain dan nyeri kepala cluster). Obat ini membantu menurunkan efek berdenyut dari nyeri kepala vaskular.

Ergotamine (Ergotamin)
Golongan

Ergot alkaloids

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Inhalasi dan tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Inhalasi

Migrain

  • Dewasa: Ergotamine tartrate: Inhalasi dosis tunggal (360 mcg) pada saat onset serangan dan ulangi selang interval 5-menit jika perlu. Max: 6 kali inhalasi/24 jam, 15 kali inhalasi/minggu.

Sublingual

Migrain

  • Dewasa: Ergotamine tartrate: 2 mg saat onset serangan, kemudian 2 mg setiap 30 menit jika diperlukan. Maks: 6 mg/24 jam, 10 mg/minggu.

Aturan pakai Ergotamine dengan benar

Ikuti saran dan resep dokter terlebih dahulu. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan kondisi medis dan respon terhadap terapi. Ergotamin digunakan dengan cara meletakkan obat pada bawah lidah dan biarkan larut. Jangan mengunyah, menghisap, atau menelan tablet.

Obat ini hanya digunakan dalam terapi jangka pendek. Jangan meningkatkan durasi dan frekuensi pemakaian obat ini tanpa anjuran dokter. Hubungi dokter Anda untuk berkonsultasi apabila gejala tidak membaik.  

Jangan menunggu rasa sakit semakin memburuk.

Efek Samping

Efek samping selalu ada pada setiap pemakaian obat. Efek samping terjadi jika obat yang anjurkan dikonsumsi secara berlebihan, jika dikonsumsi secara berlebihan harus langsung ditangani oleh medis.

Efek samping yang dapat terjadi akibat menggunakan obat ini adalah :

  • Mual, muntah
  • Pusing
  • Detak jantung tidak teratur
  • Pucat pada jari tangan dan kaki, mati rasa pada kedua ekstremitas
  • Nyeri otot
  • Nyeri perut
  • Nyeri dada
  • Gangguan penglihatan
  • Perubahan status mental
  • Hipersensitivitas

Hubungi dokter jika efek samping tidak menghilang atau menjadi lebih buruk.

Peringatan

Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Beberapa kewaspadaan atau tindakan pencegahaan seperti :

  • Pasien dengan anemia
  • Laktasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan hipertensi berat atau hipertensi tidak terkontrol
  • Sepsis berat atau persisten
  • Syok
  • Penyakit jantung iskemik
  • Hipertiroidisme
  • Kehamilan
  • Penggunaan bersamaan dengan golongan obat anti jamur azole, penghambat protease, antibiotik makrolid

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Memakai beberapa obat secara bersamaan dapat terjadi interaksi obat. Butuh saran dokter untuk menggunakan obat secara bersamaan, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan. Seperti :

  • Meningkatkan risiko efek vasokonstriktor dengan simpatomimetik (e.g. epinefrin)
  • Meningkatkan risiko efek vasokonstriksi perifer dengan penghambat beta (beta blocker)
  • Meningkatkan risiko ergotisme dengan penghambat CYP3A4 poten (e.g. anti jamur golongan azole, penghambat protease, antibiotik makrolid).

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Drugs.Com. https://www.drugs.com/sfx/ergotamine-side-effects.html
Diakses pada 2 November 2018

MIMS.  https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ergotamine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 2 November 2018

PIONAS BPOM.  http://pionas.pom.go.id/monografi/ergotamin-tartrat
Diakses pada 2 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6780/ergotamine-tartrate-sublingual/details
Diakses pada 2 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top