Eprinoc tablet digunakan untuk pengobatan dan meredakan gejala yang berhubungan dengan kejang yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang (spasme muskuloskleletal).
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 334.500/box per Maret 2020
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen Sanbe Farma

Eprinoc tablet digunakan untuk pengobatan dan meredakan gejala yang berhubungan dengan kejang yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Eprinoc mengandung eperisone HCl.

Mengobati dan meredakan gejala (simptomatik) keadaaan yang berhubungan dengan kejang yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang (spasme muskuloskleletal).

Eperisone HCl 50 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.

  • Lemah.
  • Pusing.
  • Gangguan tidur yang menyebabkan penderitanya sulit tidur (insomnia).
  • Mengantuk.
  • Rasa gemetar pada ekstremitas.
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Gangguan darah dan saluran pencernaan.
  • Ruam.
  • Gangguan berkemih.
  • Pasien gangguan hati.
  • Anak.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Metokarbamol.
  • Tolperisone.

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/eprinoc/eprinoc?type=brief&lang=id
Diakses pada 31 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait