Episan suspensi 100 ml

Episan suspensi adalah obat untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka dinding usus 12 jari (tukak duodenum).

Deskripsi obat

Episan suspensi adalah obat untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka dinding usus 12 jari (tukak duodenum). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Episan suspensi mengandung zat aktif sukralfat.
Sukralfat adalah obat yang bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung, sehingga melindungi lambung dari kerusakan akibat asam lambung.

Episan suspensi 100 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 65.588/botol (100 ml) per September 2019
Kemasan1 box isi 1 botol @ 100 ml
ProdusenCaprifarmindo Labs

Indikasi (manfaat) obat

Pengobatan jangka pendek (selama 8 minggu) pada:

Komposisi obat

Tiap 5 ml: sukralfat 500 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi saat perut kosong atau 1 jam sebelum makan dan sebelum tidur.

Efek samping obat

  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Mulut terasa kering.
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Tidak nyaman di perut.
  • Buang angin.
  • Rasa gatal pada kulit.
  • Mengantuk.
  • Sakit perut.
  • Nyeri pada bagian belakang.
  • Sakit kepala.
  • Ruam pada kulit.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Nyeri pada punggung.
  • Gatal.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pemberian sukralfat dan nutrisi enteral harus berjarak 1 jam.
  • Pasien dengan gangguan menelan.
  • Pasien yang memiliki masalah pada perut atau usus seperti waktu pengosongan lambung yang tertunda.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori B. Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun riset terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau, penelitian terhadap reproduksi hewan percobaan menunjukkan efek samping obat (selain penurunan fertilitas), tapi efek ini tidak terjadi pada riset terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Anak-anak 15 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita gagal ginjal kronis.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Dapat menurunkan penyerapan dari obat simetidin, lansoprazol, digoksin, fluorokuinolon, ciprofloksasin, levofloksasin, ofloksasin, ketokonazol, fenitoin, kuinidin, tetrasiklin, kumarin, teofilin, dan sulpirid.

Sesuai kemasan per September 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sucralfate
Diakses pada 6 Juli 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/sukralfat
Diakses pada 6 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5254-68/sucralfate-oral/sucralfate-oral/details
Diakses pada 6 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email