Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Eperisone (Alias: Eperison)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Eperisone atau Eperisone HCL merupakan obat untuk meredekan rasa nyeri karena otot yang tegang

Eperisone merupakan obat yang digunakan untuk mengobati kelenturan, pelemasan pada otot dan meredakan rasa sakit.

Eperisone (Eperison)
Golongan

Obat relaksan otot

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Kejang otot (pemberian oral)

  • Dewasa: 50 mg tiga kali sehari.

Aturan pakai Eperisone dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Eperisone sebelum mengonsumsi.

Obat ini harus dikonsumsi bersama dengan makanan.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Eperisone dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: pusing, kantuk, kelemahan, rasa baal dan gemetar di ekstremitas, gangguan hati dan ginjal, perubahan sistem darah, kemerahan kulit, gatal, gangguan saluran cerna, gangguan berkemih, dan sekalipun jarang dapat mengakibatkan syok. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika anda memiliki kondisi medis seperti:

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Hindari penggunaan eperisone bersamaan dengan obat :

  • Tolperisone HCL
  • Methocarbamol

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Semantic S. https://pdfs.semanticscholar.org/2d6f/acee4b6a7d2b5bad9f979f0ede8e3a22b05c.pdf
Diakses 16 Juni 2019

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/myonal/?type=brief
Diakses 11 Januari 2019

Mims. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/eperisone/?type=brief&mtype=generic
Diakses 11 Januari 2019

Drugs. https://www.drugs.com/tizanidine.html
Diakses 11 Januari 2019

Artikel Terkait:
Back to Top