Emla krim 5 g

03 Okt 2019| Maria Yuniar
Emla digunakan penggunaan jarum suntik

Deskripsi obat

Emla adalah krim kulit untuk anestesi permukaan kulit yang berhubungan dengan penggunaan jarum suntik dan untuk prosedur pembedahan luar (superfisial). Anestesi pada permukaan luka (ulkus) pada kaki sebelum dilakukan pembersihan dan prosedur bedah superfisial misalnya untuk mengangkat nanah, jaringan mati (nekrosis). Krim ini mengandung lidocaine dan prilocaine yang bekerja sebagai anestesi topikal. Emla termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter. 

Emla krim 5 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 74.239/tube per April 2019
Kemasan1 tube @ 5 g
ProdusenAstraZeneca Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Anestesi topikal yang berhubungan dengan penggunaan jarum suntik dan untuk prosedur pembedahan luar (superfisial). Anestesi pada permukaan luka (ulkus) pada kaki sebelum dilakukan pembersihan dan prosedur bedah superfisial misalnya untuk mengangkat nanah, jaringan mati (nekrosis). Obat ini juga dapat sebagai anestesi permukaan mukosa genital. 

Komposisi obat

Tiap 1 g: lidocaine 25 mg, prilocaine 25 mg

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa

  • 1.5 g/10 cm²
  • Pada prosedur minor: 2 g pemakaian minimal 1 jam
  • Pada prosedur dermal atau area yang lebih luas, seperti transplantasi kulit: 1.5-2 g/10 cm² pemakaian minimum 2 jam, maksimal 5 jam

Anak-anak pada prosedur minor, seperti memasukan jarum suntik atau perawatan pembedahan

  • Usia 3-12 bulan: Dosis maksimal 2 g pada 16 cm² pemakaian minimum 1 jam dan maksimal 3 jam
  • Usia 1-5 tahun: Dosis maksimal 10 g pada 100 cm²
  • Usia 6-11 tahun: Dosis maksimal 20 g pada 200 cm²

Aturan pakai obat

Oleskan krim pada area kulit di bawah balutan oklusif.

Efek samping obat

Pucat, kulit kemerahan (eritema), bengkak (edema), sensasi terbakar, gatal.

Perhatian Khusus

Jangan digunakan pada luka terbuka, area kelamin anak, dan area mata. Aplikasikan krim lebih singkat (15-30 menit) pada pasien dengan dermatitis atopik.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitivitas terhadap anestesi lokal dan bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu)

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Sulfonamida,anestesi lokal lainnya, simetidin atau β-blocker.

MIMS. http://mims.com/malaysia/drug/info/emla/?type=brief
Diakses pada 9 April 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email