Elsiron Kaplet

11 Jul 2020| Aby Rachman
Elsiron kaplet adalah obat untuk meredakan gejala flu.

Deskripsi obat

Elsiron kaplet adalah obat untuk meredakan gejala flu. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Elsiron kaplet mengandung zat aktif parasetamol, guaifenesin, fenilpropanolamin HCl, dan klorfeniramin maleat.
Parasetamol adalah obat yang bekerja dengan mengurangi produksi dari zat penyebab peradangan atau prostaglandin, sehingga dengan menurunnya produksi prostaglandin maka akan mengurangi demam dan nyeri pada gejala peradangan.
Guaifenesin adalah obat yang bekerja dengan mengencerkan dahak pada saluran pernapasan sehingga melancarkan pernapasan, obat ini dapat mengatasi batuk akibat flu, peradangan pada paru, dan gangguan pernapasan lainnya.
Fenilpropanolamin adalah obat yang bekerja dengan menciutkan pembuluh darah, sehingga dengan adanya penyempitan pembuluh darah pada hidung, sinus, dan dada sehingga akan melancarkan daerah-daerah tersebut dan mengurangi hidung tersumbat, serta korfeniramin maleat yang bekerja untuk mengatasi alergi (antihistamin).

Elsiron Kaplet
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
ProdusenIfars Pharmaceutical Laboratories

Indikasi (manfaat) obat

Meringankan gejala-gejala flu seperti:

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

  • Anak-anak 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan gerakan dan reaksi yang menjadi lambat (gangguan psikomotor).
  • Detak jantung melebihi 100 kali/menit (takikardi).
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Kesulitan buang air kecil (retensi urin).
  • Mulut kering.
  • Pada penggunaan dosis besar dan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita atau memiliki potensi tekanan darah tinggi atau stroke.
  • Pasien yang memiliki berat badan berlebih.
  • Pasien penderita lanjut usia.
  • Jika selama 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera konsultasikan ke dokter.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika mengalami susah tidur, jantung berdebar, dan pusing.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat).
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil (retensi urin).
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Penggunaan bersama dengan obat-obat yang menekan susunan saraf pusat.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori C. Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita. Atau, belum ada penelitian pada wanita hamil maupun hewan percobaan. Obat hanya boleh diberikan jika manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang alergi terhadap simpatomimetik lain seperti efedrin, pseudoefedrin, dan fenilefrin.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi berat yang mengonsumsi obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase seperti transilpromin, fenelzin, dan isokarboksazid.
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Pasien penderita gangguan jantung.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati yang berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase seperti transilpromin, fenelzin, dan isokarboksazid dapat mengakibatkan peningkatan tekanan darah sistolik di atas 180 mmHg atau diastolik di atas 120 mmHg (krisis hipertensi).

Sesuai kemasan per Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/guaifenesin.html
Diakses pada 7 Juli 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-160881/cough-formula-guaifenesin-oral/details
Diakses pada 7 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/phenylpropanolamine.html
Diakses pada 7 Juli 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/tylenol-acetaminophen-343346#0
Diakses pada 7 Juli 2020

Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html
Diakses pada 7 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email