no-image-drug
Golongan obat Produk Konsumen: Dijual secara bebas.
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 15 tablet (15 mg; 30 mg; 40 mg)
Produsen iNova Pharmaceuticals
Dumorine kapsul adalah obat untuk menurunkan berat badan pada pasien dengan kelebihan lemak tubuh (obesitas) atau pasien yang memiliki risiko kelebihan lemak tubuh (obesitas). Obat ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Dumorine kapsul mengandung zat aktif fentermina.
  • Bermanfaat dalam menekan nafsu makan pada pasien dengan kelebihan lemak tubuh (obesitas) atau pasien yang memiliki risiko terjadi kelebihan lemak tubuh.

Fentermina merupakan obat antiobesitas yang bekerja memberikan efek penekan nafsu makan melalui mekanisme efek sekunder dari penekan sistem saraf pusat termasuk stimulasi hipotalamus untuk melepaskan norepinefrin.

  • Dumorine 15 mg: fentermina 15 mg.
  • Dumorine 30 mg: fentermina 30 mg.
  • Dumorine 40 mg: fentermina 40 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

15-30 mg/hari.
Dikonsumsi sebelum sarapan atau setidaknya 10-14 jam sebelum tidur dan tablet harus ditelan utuh.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Mulut kering atau timbul rasa tidak enak pada mulut.
  • Diare.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Gerakan tidak terkendali (tremor).
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Muntah.
  • Pria sulit mengalami ereksi (impotensi).
  • Perubahan gairah seksual (libido).
  • Pasien dengan kondisi kadar hormon tiroid terlalu tinggi (hipertiroidisme).
  • Pasien dengan riwayat penyakit cardiovaskular seperti penyakit arteri koroner, gangguan irama jantung (aritmia), dan tekanan darah tinggi (hipertensi) tidak terkontrol.
  • Pasien dengan kondisi tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien dengan riwayat penyalahgunaan alkohol atau obat.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi obat monoamine oxidase inhibitors (MAOI) dalam 14 hari.
  • Pasien yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang memiliki kadar gula darah tinggi (diabetes mellitus) yang mengonsumsi obat antidiabetes seperti insulin.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan gangguan kejang.
  • Pasien yang memiliki sindrom tourette yaitu gangguan dalam melakukan gerakan berulang-ulang.
  • Fenfluramin atau deksfenfluramin.
    Penggunaan bersama fentermina menyebabkan penyakit tekanan darah pada pembuluh darah paru-paru (hipertensi paru primer) atau penyakit katup jantung.
  • Isocarboksazid, linezolid, fenelzin, porkarbazin, tranilsipromin.
    Obat-obatan tersebut dapat meningkatkan efek fenteramin dan berisiko peningkatan tekanan darah (hipertensi) akut.
  • Guanetidin, klonidin, metildopa.
    Penggunaan bersama fentermina menurunkan efek obat tersebut dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat stimulan sistem saraf pusat.
    Penggunaan bersama fentermina meningkatkan hormon tiroid di dalam tubuh.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phentermine
Diakses pada 10 Agustus 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/adipex-p-lomaira-phentermine-343002#4
Diakses pada 10 Agustus 2020

Webmd. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4151/phentermine-oral/details
Diakses pada 10 Agustus 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait