Duphalac untuk mengatasi sembelit
Duphalac untuk mengatasi sembelit
Duphalac untuk mengatasi sembelit
Duphalac untuk mengatasi sembelit
Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
HET Rp 117. 568/botol per April 2019
Kemasan 1 botol @ 200 ml
Produsen Abbott Indonesia

Duphalac adalah obat untuk mengatasi sembelit (konstipasi) kronis, penurunan fungsi otak akibat gangguan hati yang berat (portal-systemic encephalopathy), dan kegagalan hati (koma hepatik). Obat ini mengandung laktulosa yang bekerja dengan membuat feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan. Duphalac termasuk obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. 

Mengobati konstipasi kronis, portal-systemic encephalopathy, termasuk keadaan pre-koma hepatik, dan koma hepatik.

Tiap 5 ml: laktulosa 3,335 g

Dewasa

  • Sembelit pada keadaan yang parah: Dosis awal 15 ml diberikan sebanyak 2 kali/hari. Dosis pemeliharaan 15-25 ml/hari.
  • Keadaan sedang: Dosis awal 15-30 ml/hari. Dosis pemeliharaan: 10-15 ml/hari.
  • Keadaan ringan: Dosis awal 15 ml/hari. Dosis pemeliharaan: 10 ml/hari.

Anak-anak

  • Usia 5-10 tahun: Dosis awal 10 ml diberikan sebanyak 2 kali/hari. Dosis pemeliharaan: 10 ml/hari.
  • Usia 1-5 tahun: Dosis awal 5 ml diberikan sebanyak 2 kali/hari. Dosis pemeliharaan: 5-10 ml/hari.
  • Usia <1 tahun: Dosis awal 2,5 ml diberikan sebanyak 2 kali/hari. Dosis pemeliharaan: 5 ml/hari.
  • Pra-koma hepatik dan koma: Dosis awal 30-5 ml diberikan sebanyak 3 kali/hari.

Dapat dikonsumsi saat makan pagi.

Perut kembung, kram perut dan rasa tidak nyaman, diare (dosis berlebihan), mual, muntah, mulut kering.

Penderita dengan gangguan metabolisme gula dalam darah (galaktosemia), usus yang tersumbat (obstruksi intestinal).

Wanita hamil, penderita diabetes, penderita galaktosemia, anak-anak.

Respons dapat diubah oleh agen anti-infeksi.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/duphalac/?type=full#Interactions
Diakses pada 9 April 2019

Artikel Terkait