Duodart kapsul digunakan pada pengobatan hiperplasia prostat jinak
Duodart kapsul digunakan pada pengobatan hiperplasia prostat jinak
Duodart kapsul digunakan pada pengobatan hiperplasia prostat jinak
Duodart kapsul digunakan pada pengobatan hiperplasia prostat jinak
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET RP 618.750/botol (30 kapsul) per April 2019
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 30 kapsul
Produsen Glaxo Wellcome Indonesia

Duodart adalah obat untuk mengatasi pembesaran (hiperplasia) pada prostat jinak sedang hingga parah dan mengurangi risiko kesulitan untuk mengeluarkan urin (retensi urin) akut. Obat ini mengandung dutasteride dan tamsulosin hydrochloride. Duodart termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.

Pengobatan hiperplasia prostat jinak simtomatik sedang sampai parah, mengurangi risiko retensi urin akut dan perlu pembedahan pada pasien dengan gejala BPH sedang sampai berat.

Dutasteride 0,5 mg, tamsulosin hydrochloride 0,4 mg

1 kapsul/hari

Dikonsumsi dengan makanan sekitar 30 menit setelah makan. Telan utuh, jangan dikunyah atau dibuka.

Impotensi, penurunan libido, pusing, gangguan ejakulasi, nyeri payudara.

Hipersensitivitas pada dutasteride, tamsulosin HCl, penghambat 5α-reduktase lainnya, riwayat hipotensi ortostatik, gangguan hati berat, wanita, anak-anak, remaja.

  • Penyakit hati
  • Gagal jantung
  • Pemeriksaan colok dubur dan evaluasi kanker prostat pada pasien dengan BPH sebelum diterapi dan sesudah diterapi secara berkala
  • Pemeriksaan antigen spesifik prostat (PSA) setelah 6 bulan pengobatan. Memonitor dan mengevaluasi dengan hati-hati setiap terdapat peningkatan PSA
  • Peningkatan konsentrasi darah dan penurunan pembersihan dengan inhibitor CYP3A4, seperti verapamil dan diltiazem
  • Peningkatan efek hipotensi dengan obat penurun tekanan darah termasuk obat anestesi, inhibitor PDE5, dan penghambat adrenergik ?1 lainnya

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/duodart/?type=brief
Diakses pada 9 April 2019

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/dutasteride.html
Diakses pada 1 Oktober 2019