Dulcolax supositoria pediatrik 5 mg

21 Okt 2019| Aby Rachman
Dulcolax supositoria adalah obat yang digunakan untuk pasien yang menderita konstipasi

Deskripsi obat

Dulcolax adalah obat yang dimasukkan melalui anus untuk pasien yang menderita konstipasi akut maupun kronis dan untuk mengosongkan usus sebelum operasi atau prosedur radiologis. Dulcolax mengandung bisacodyl dan termasuk golongan obat bebas terbatas yang bisa dibeli secara bebas.

Dulcolax supositoria pediatrik 5 mg
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 116.188/strip (6 supositoria) per April 2019
Kemasan1 strip @ 6 supositoria pediatrik (5 mg)
ProdusenBoehringer Ingelheim Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

Menangani konstipasi akut maupun kronis dan untuk mengosongkan usus sebelum operasi atau prosedur radiologis.

Komposisi obat

Bisacodyl 5 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak usia 4-10 tahun: 1 supositoria (5 mg)/hari

Anak di atas 10 tahun: 2 supositoria (@5 mg)/hari

Aturan pakai obat

Supositoria harus dibuka bungkusnya dan dimasukkan seluruhnya ke dalam rektum. Obat akan bekerja kira-kira 20 menit (interval waktu 10-30 menit) setelah diberikan.

Efek samping obat

Kram atau nyeri perut, diare, mual.

Perhatian Khusus

Penggunaan berlebihan dalam waktu lama dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dan hipokalemia, kehamilan dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien dengan kelumpuhan otot usus, penyumbatan usus, baru mengalami pembedahan di bagian perut seperti usus buntu, penyakit radang usus akut, nyeri perut yang parah, dehidrasi parah, hipersensitivitas terhadap bisacodyl, terdapat luka dan peradangan pada anus.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Bendrofluazide, furosemide, prednisolone, obat laksatif lainnya.

EMC. https://www.medicines.org.uk/emc/files/pil.5505.pdf
Diakses pada 18 September 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email