Dratadin suspensi 60 ml adalah obat yang membantu meringankan nyeri dan mengurangi demam khusus nya pada anak-anak .
Dratadin suspensi 60 ml adalah obat yang membantu meringankan nyeri dan mengurangi demam khusus nya pada anak-anak .
Dratadin suspensi 60 ml adalah obat yang membantu meringankan nyeri dan mengurangi demam khusus nya pada anak-anak .
Dratadin suspensi 60 ml adalah obat yang membantu meringankan nyeri dan mengurangi demam khusus nya pada anak-anak .
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 16.000/botol (60 ml) per November 2015
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Candra Nusantara Jaya

Dratadin adalah obat penurun panas anak dan dapat digunakan sebagai pereda nyeri. Obat ini merupakan obat golongan bebas terbatas. Dratadin mengandung ibuprofen sebagai bahan aktif.

Meredakan demam dan nyeri ringan sampai sedang seperti pada kondisi sakit gigi atau pencabutan gigi pada anak dan sakit kepala.

Tiap 5 ml: ibuprofen 100 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 2 sendok takar (10 ml) 3-4 kali/ hari
  • Anak-anak:
    • 1-2 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
    • 3-7 tahun: 1 sendok takar (5ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
    • 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Dikonsumsi setelah makan.

  • Gangguan pencernaan: mual, muntah diare, konstipasi, nyeri lambung.
  • Ruam pada kulit.
  • Penyempitan bronkus (bronkospasme).
  • Penurunan jumlah sel pembeku darah (trombositopenia).
  • Penurunan jumlah sel limfosit (limfopenia).
  • Reaksi hipersensitifitas.
  • Gangguan jantung.
  • Penurunan ketajaman penglihatan.
  • Pasien penderita tukak lambung dan tukak usus dua belas jari.
  • Pasien penderita yang hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat golongan antiinflamasi steroid lainnya.
  • Wanita hamil.
  • Anak-anak berusia 1 tahun ke bawah.
  • Pasien dengan gangguan pencernaan.
  • Pasien ganguan ginjal.
  • Pasien gagal jantung.
  • Pasien tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien gangguan pembekuan darah.
  • Pasien asma.
  • Pasien lupus.
  • Wanita hamil.
  • Wanita menyusui.
  • Obat aspirin.
  • Antikoagulan.

Sesuai kemasan per November 2019

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait