Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Doxorubicin

Ditulis oleh dr. Adelina Haryono
Terakhir ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Merk dagang yang beredar:

Doxorubicin, Adricin, Caelyx, Daxotel, Doxorubicin Actavis, Doxorubicin Dankos, Doxorubicin Ebewe, Doxorubicin Hydrochloride DBL, Doxorubicin Kalbe, Doxorubin Combiphar/Pharmachemie, Doxotil, Sandobicin, Taxoter

Doxorubicin adalah antibiotik antrasiklin sitotoksik, artinya doxorubicin bekerja dengan mematikan sel. Doxorubicin dapat berikatan dengan DNA sel dan menghambat sintesis protein.

Obat ini digunakan dalam kemoterapi untuk mematikan sel kanker. Doxorubicin digunakan dalam terapi kanker payudara yang sudah menyebar (metastasis), sarkoma jaringan lunak, kanker indung telur (ovarium), serta kanker buli.

Doxorubicin ()
Golongan

Kemoterapi sitotoksik

Kategori Obat

Obat keras

Bentuk Obat

Serbuk yang kemudian dilarutkan untuk injeksi

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori D: Terbukti menimbulkan risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius di mana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

  • Kanker payudara

Dewasa: 60-75mg/m2 luas permukaan tubuh, sekali setiap 3 minggu. Dikombinasikan dengan siklofosfamid per infus.

  • Sarkoma Kaposi yang berhubungan dengan AIDS

Dewasa: 20 mg/m2 luas permukaan tubuh, diberikan dalam bentuk infus selama 30 menit, satu kali setiap 2-3 minggu.

  • Kanker Ovarium

Dewasa: 50mg/m2 luas permukaan tubuh, diberikan dalam bentuk infus selama 1 jam, satu kali setiap 4 minggu.

  • Kanker Buli

Dewasa: 50mL dengan konsentrasi 1mg/mL, diguyurkan ke buli dalam waktu 1 jam, satu kali per bulan.

Aturan pakai Doxorubicin dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan doxorubicin sebelum penggunaan.

Doxorubicin diberikan secara intravena oleh tenaga kesehatan profesional. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan indikasi medis, ukuran tubuh, serta respons terhadap terapi.

Obat ini tidak boleh berkontak langsung dengan kulit atau mata. Jika terkena, segera cuci dengan air dan sabun. Irigasi mata selama 15 menit. Segera cari pertolongan medis.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Doxorubicin dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Penurunan jumlah sel darah putih, trombosit
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Kerontokan rambut
  • Ruam
  • Gangguan penglihatan

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Peringatan

Beri tahu dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat gangguan fungsi hati. Pengawasan khusus juga harus diberikan jika orang lanjut usia atau anak-anak mendapatkan doxorubicin.

Kontraindikasi

Jangan menggunakan doxorubicin jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Sakit jantung
  • Bayi baru lahir, ibu hamil, atau ibu menyusui
  • Riwayat radiasi di daerah dada
  • Riwayat sel darah rendah akibat kemoterapi atau radioterapi

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Doxorubicin dapat berinteraksi dengan antibiotik aminoglikosida, aminofilin, propanolol, dan steroid. Interaksi yang dapat berakibat fatal dapat terjadi jika doxorubicin diberikan bersamaan dengan merkaptopurin dan streptozocin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Referensi

MIMS Indonesia. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/doxorubicin/?type=brief&mtype=generic
Diakses 21 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-7750/doxorubicin-intravenous/details
Diakses 21 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top