Dopamet Tablet 250 mg

26 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet (250 mg)
Produsen
Actavis.
Dopamet tablet adalah obat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) serta mencegah stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Dopamet tablet mengandung zat aktif metildopa.

Metildopa termasuk dalam golongan obat yang disebut antiadrenergik yang bekerja secara terpusat. Obat ini sering digunakan untuk mengobati kondisi serupa. Otak biasanya mengirimkan sinyal ke pembuluh darah Anda yang menyebabkan pembuluh menyempit. Obat ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Metildopa mencegah otak Anda mengirimkan sinyal-sinyal ini. Obat ini dapat membantu mencegah tekanan darah Anda naik.

Metildopa 250 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Monoterapi:

  • Dosis awal: 250 mg sebanyak 2-3 kali/hari, dikonsumsi selama 2 hari. Disesuaikan dengan interval minimal 2 hari.
  • Dosis pemeliharaan: 500-2000 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 3000 mg/hari.

Terapi kombinasi:

  • Dosis awal: dosis maksimal 500 mg/hari, dikonsumsi dalam dosis terbagi.
Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Kelelahan dan mengantuk.
    Efek samping ini dapat terjadi selama beberapa hari pertama pengobatan dan penggunaan dosis tinggi. Tingkatkan dosis malam Anda terlebih dahulu. Jangan mengemudi dan jangan gunakan alat atau mesin saat terpengaruh. Jangan minum alkohol karena akan memperburuk keadaan.
  • Pusing dan merasa ingin pingsan ketika berdiri.
    Efek samping ini biasa terjadi saat Anda pertama kali mulai mengonsumsi metildopa. Berhati-hatilah saat bangun dari berbaring atau duduk untuk menghindari jatuh. Bangun perlahan. Beritahu dokter Anda jika merepotkan.
  • Sakit kepala, pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, dan mulut kering.
    Minum banyak air dan mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, beri tahu dokter Anda.
  • Tanda-tanda terjadinya gangguan pada hati seperti kulit atau mata yang menjadi menguning, urin berwarna gelap, dan nyeri pada perut.
  • Pasien penderita penyakit hati yang aktif seperti peradangan pada organ hati (hepatitis), dan terbentuknya jaringan parut pada organ hati (sirosis aktif).
  • Pasien yang mengalami depresi.
  • Pasien yang mengonsumsi obat penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Pasien dengan riwayat kekurangan darah yang disebabkan karena hancurnya sel darah merah yang lebih cepat dibandingkan proses pembentukannya (anemia hemolitik).
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Pasien yang mengalami gangguan gerakan yang disebabkan akibat terjadinya penyakit saraf (parkinsonisme).
  • Pasien yang mengalami kelainan genetik yang terjadi akibat proses pembentukan heme yang tidak sempurna (porfiria hati).
  • Tidak ditujukan untuk pengobatan tumor jinak yang terjadi pada kelenjar adrenal bagian tengah (phaeochromocytoma).
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati.
  • Anak-anak.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Obat yang membantu mengeluarkan air seni (diuretik) dan obat penurun tekanan darah lain.
    Metildopa dapat meningkatkan efek penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi) dan meningkan efek diuretik.
  • Entakarpon.
    Entekarpon dapat mengurangi metabolisme sehingga efek obat akan berkurang.
  • Simpatomimetik.
    Simpatomimetik dapat memberikan efek yang berlawanan pada metildopa.
  • Antidepresan trisiklik, antipsikotik, dan beta bloker.
    Obat di atas dapat memberikan efek yang berlawanan dari metildopa.
  • Lithium.
    Metildopa dapat meningkatkan terjadinya keracunan pada lithium.
  • Penghambat monoamin oksidase.
    Obat di atas dapat mengurangi efek penurunan tekanan darah dari metildopa.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methyldopa?mtype=generic
Diakses pada 7 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682242.html
Diakses pada 7 September 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/aldomet-methyldopa-342385
Diakses pada 7 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8678/methyldopa-oral/details
Diakses pada 7 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/methyldopa-oral-tablet#important-warnings
Diakses pada 7 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/methyldopa-for-high-blood-pressure-aldomet
Diakses pada 7 September 2020

Healthnavigator. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/m/methyldopa/
Diakses pada 7 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mengenal Obat Diuretik atau Pil Air untuk Tangani Hipertensi

Diuretik adalah salah satu obat yang kerap diresepkan dokter untuk menangani hipertensi. Disebut juga dengan pil air, obat diuretik pun terbagi atas beberapa jenis.
28 Jan 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mengenal Obat Diuretik atau Pil Air untuk Tangani Hipertensi

Mengenal Jenis dan Kriteria Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menyerang siapa saja dan umumnya tidak menimbulkan tanda-tanda tertentu. Kriteria hipertensi yang menentukan apakah seseorang mengidap tekanan darah tinggi atau tidak bisa diketahui melalui pemeriksaan tekanan darah.
09 Dec 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Mengenal Jenis dan Kriteria Hipertensi

16 Makanan Penurun Darah Tinggi di Sekitar Anda

Tangani hipertensi dengan pemilihan makanan yang tepat! Makanan penurun darah tinggi tidak sulit dicari di sekitar Anda karena beberapa makanan tersebut tersedia di berbagai tempat, seperti tempe, semangka, sayuran hijau, dan sebagainya.
02 Sep 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
16 Makanan Penurun Darah Tinggi di Sekitar Anda