Domeran tablet adalah obat untuk menghentikan mual dan muntah.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet
Produsen Erlimpex

Domeran tablet adalah obat untuk menghentikan mual, muntah, dan nyeri pada perut (dispepsia fungsional). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Domeran tablet mengandung dimperidon.

Domperidon dikenala sebagai obat yang bekerja dengan cara memblokir reseptor dopamin D2 di bagian otak yaitu Chempreceptor Trigger Zone (CTZ) yang akan menghentikan rasa tidak nyaman pada perut yang menyebabkan:

  • Mual.
  • Muntah.

Domperidon 10 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 10-20 mg sebanyak 3 kali/hari.

Anak-anak: 0,2-0,4 mg/kgBB sebanyak dengan jarak 4-8 jam.

Dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Dikonsumsi sebelum makan dan sebelum tidur malam.

  • Mengantuk.
  • Peningkatan kadar prolaktin serum.
  • Reaksi alergi.
  • Kemerahan (ruam kulit).
  • Terjadi kontraksi otot dan mata yang tidak terkontrol.
  • Kesulitan buang air kecil.
  • Irama jantung tidak normal (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Penderita yang alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang menderita tumor jinak otak (prolaktinoma).
  • Lansia usia di atas 60 tahun.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Tidak untuk penggunaan jangka panjang.
  • Pasien yang memiliki riwayat kanker payudara, tekanan darah tinggi, kolesterol darah yang tinggi, penyakit diabetes melitus, obesitas, merokok, dan mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal dan hati.
  • Anak-anak dan lansia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Azitromisin, roksitromisin, obat bradikardia dan hipokalemia.
    Penggunaan bersama domperidon memperpanjang interval QT yaitu waktu otot jantung untuk berkontraksi memompa darah dan beristirahat.
  • Antasida dan agen antisekretori.
    Penggunaan bersama domperidon menurunkan bioavailabitias masing-masing obat.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait