Dobutamine adalah obat yang dapat membantu memompa lebih baik dan meningkatkan aliran darah
Dobutamine merupakan obat untuk mengobati dekompensasi jantung

Cardiotone, Dobuject, Inotrop, Cardiject, Dobuca, Dobucef, Dobutamin Giulini, Dobutamine Lucas Djaja, Dobutamine-Hameln, Dobutel, Dominic, Inotrop.

Dobutamine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati dekompensasi jantung dikarenakan lemahnya otot jantung.

Obat ini digunakan untuk merangsang otot jantung sehingga jantung memompa lebih baik dan meningkatkan aliran darah.

Dobutamine (Dobutamin)
Golongan

Obat jantung

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Gagal jantung akut

Intravena

  • Dewasa: 2,5-10 mcg / kg / menit. Dosis sekitar 0,5-40 mcg / kg / menit dapat diberikan. Berikan sesuai dengan tekanan darah, denyut jantung, jantung, dan urin pasien.
  • Anak: Neonatus hingga 18 tahun. Awalnya, 5 mcg / kg / mnt, sesuaikan dosis menjadi 2-20 mcg / kg / mnt menurut respons.

Tes stres jantung

Intravena

  • Dewasa: 5 mcg / kg / menit selama 8 menit melalui saluran infus menggunakan sol yang berisi 1 mg / mL. Tingkatkan dosis dengan menambah 5 mcg / kg / menit hingga maksimal 20 mcg / kg / mnt, dengan masing-masing dosis disalurkan melalui infus selama 8 menit sebelum peningkatan berikutnya.

Ikuti saran dan resep dokter terlebih dahulu.

Obat ini diberikan dengan cara disuntikkan ke pembuluh darah melewati kateter. Dalam menggunakan dobutamine harus sering melakukan cek medis. Selama menggunakan obat ini fungsi jantung harus selalu diperiksa berkala menggunakan elektrokardiografi.

Jangan menunggu rasa sakit semakin memburuk.

Efek samping selalu ada pada setiap pemakaian obat. Efek samping terjadi jika obat yang dianjurkan dikonsumsi secara berlebihan, jika dikonsumsi secara berlebihan harus langsung ditangani oleh medis.

Efek samping yang sering terjadi akibat menggunakan obat ini adalah :

Efek samping yg jarang namun serius seperti:

  • Sesak nafas, pembengkakan, berat badan naik secara cepat.
  • Dada terasa nyeri, detak jantung berdebar lebih cepat.
  • Pusing (seperti akan pingsan)
  • Tekanan darah tinggi berbahaya-nyeri kepala berat, penglihatan kabur, telinga berdengung.
  • Tanda-tanda infeksi pada kateter; nyeri, bengkak, hangat, kemerahan, perubahan kulit.

Hubungi dokter jika efek samping tidak menghilang atau menjadi lebih buruk.

Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Beberapa kewaspadaan atau tindakan pencegahaan seperti :

  • Sensitif yang tinggi terhadap obat-obatan dan komponen lain
  • Hipotensi tinggi yang terjadi pada bagian syok kardiogenik

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • (Tumor)
  • Idiopathic hypertrohic subaortic stenosis (IHSS)
  • Dicurigai atau diketahui syok karena obat atau racun

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Memakai beberapa obat secara bersamaan dapat terjadi interaksi obat. Butuh saran dokter untuk menggunakan obat secara bersamaan, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan. Seperti :

  • Menghasilkan aritmia ventrikel dengan siklopropan, dan golongan anestesi halotan
  • Risiko aritmia dengan glikosida jantung meningkat
  • Meningkatkan tekanan darah pada pemakaian obat antihipertensi
  • Oksitosin dapat menambah efek pressor dobutamin dengan atau tanpa hipertensi.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Artikel Terkait