Diprogenta krim adalah obat luar untuk mengurangi peradangan infeksi sekunder
Diprogenta krim adalah obat luar untuk mengurangi peradangan infeksi sekunder
Diprogenta krim adalah obat luar untuk mengurangi peradangan infeksi sekunder
Diprogenta krim adalah obat luar untuk mengurangi peradangan infeksi sekunder
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 109.152/tube per April 2019
Kemasan 1 tube @ 10 g
Produsen Merck Sharp Dohme Pharma

Diprogenta krim adalah obat luar untuk mengurangi peradangan infeksi sekunder pada kasus kelainan kulit yg responsif terhadap steroid. Diprogenta krim mengandung kombinasi betamethasone dipropionate dan gentamisin sulfat dan termasuk golongan obat keras yang perlu dibeli dengan resep dokter.

Meringankan peradangan infeksi sekunder pada kasus kelainan kulit yg responsif thd steroid seperti penyakit eksim, dermatitis kontak, gigitan serangga dan eksim skabies.

Tiap 1 g : betamethasone 0.64 mg gentamicin sulfate 1.7 mg

2x/hari

Dioleskan tipis pada area kulit yang terinfeksi pada pagi dan sore hari.

Rasa terbakar, gatal, iritasi, kekeringan, infeksi pada folikel (folikulitis), pertumbuhan rambut yang berlebihan, jerawat, warna kulit yang lebih terang pada suatu area tertentu, dermatitis di sekeliling bibir, dermatitis kontak alergi.

Tidak digunakan untuk infeksi yang disebabkan oleh jamur atau virus. Hipersensitif terhadap kandungan obat ini, penyakit varisela dan tuberkulosis kulit.

Tidak digunakan untuk mata. Tidak boleh digunakan untuk anak dibawah 2 tahun. Tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui.

Pusat Informasi Obat Nasional. http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-13-kulit/134-kortikosteroid-topikal Diakses pada 29 Oktober 2019

Artikel Terkait