Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Dimethicone (Alias: Polydimetilsiloksan)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty pada 04 Feb 2019
Infeksi jamur, virus, atau parasit bisa menjadi penyebab kulit gatal atau pruritus
Sensasi yang mengganggu dari pruritus atau kulit gatal dapat diobati dengan Dimethicone

Merk dagang yang beredar:

Dermatix

Dimethicone merupakan obat yang digunakan untuk mencegah kulit kering, kasar, bersisik, kulit gatal (pruritus), dan iritasi. Obat ini termasuk golongan emolien yang bekerja melembutkan dan melembabkan kulit dan mengurangi rasa gatal dan mengelupas.

Dimethicone (Polydimetilsiloksan)
Golongan

Emolien dan pelindung kulit

Kategori Obat

Obat Bebas

Bentuk Obat

Krim

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Pelindung kulit

  • Dewasa: Sebagai krim 5%: Oleskan secara merata, tutupi seluruh area yang terpapar sesuai kebutuhan. Sebagai lotion 1,2%: Oleskan ke area yang terpapar sesuai kebutuhan.
  • Anak: Dosis sama seperti dewasa.

Head pediculosis

  • Dewasa: Sol 4%: Oleskan sekali setiap minggu selama 2 kali. Gosokkan ke rambut dan kulit kepala, biarkan kering terlebih dahulu, setelah itu bilas.
  • Anak: umur lebih dari 6 tahun, dosis sama seperti orang dewasa.

Aturan pakai Dimethicone dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Dimethicone sebelum mengonsumsi.

Oleskan obat ini pada kulit sesuai kebutuhan atau ikuti saran dari dokter untuk cara pemakaian. Untuk mengobati tangan yang kering cukup cuci tangan terlebih dahulu lalu oleskan di daerah yang kering setiap hari.

Hindari bagian-bagian yang sensitif saat menggunakan obat ini, seperti mata, hidung, vagina, mulut, kecuali dianjurkan oleh dokter.

Beri tahu dokter jika keadaan semakin memburuk.

Efek Samping

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Dimethicone dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika digunakan seperti: rasa terbakar pada kulit, menyengat, kemerahan, iritasi. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

  • Perubahan yang tidak biasa pada kulit
  • Tanda-tanda infeksi kulit

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas , tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Luka
  • Infeksi
  • Luka kulit

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Drugs.com. https://www.drugs.com/cdi/dimethicone-spray.html
Diakses pada 2 November 2018

MIMS.  http://mims.com/indonesia/drug/info/dimeticone/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 2 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-18321/dimethicone-topical/details
Diakses pada 2 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top