Dilbloc Tablet

16 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet (6,25 mg; 25 mg)
Produsen
Roche Indonesia
Dilbloc tablet adalah obat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyakit gagal jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Dilbloc tablet mengandung zat aktif karvedilol.

Mengatasi:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Penyakit gagal jantung.

Karvedilol adalah obat golongan beta blocker yang bekerja pada reseptor adrenergik alfa-1 sehingga dapat melemaskan otot polos di pembuluh darah yang menyebabkan penurunan resistensi pembuluh darah perifer dan penurunan tekanan darah secara keseluruhan.

Karvedilol 25 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 12,5 mg/hari, dikonsumsi selama 2 hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 25 mg/hari dan dosis dapat ditingkatkan kembali dalam jangka waktu 2 minggu hingga 50 mg/hari atau dalam bentuk dosis terbagi yaitu sebanyak 2 kali/hari.
Dikonsumsi dengan makanan.
  • Pusing, lelah, mengantuk, dan kepala terasa berat.
    Jangan mengemudikan kendaraan dan jangan menggunakan alat atau mesin sampai kondisi Anda membaik. Cobalah bangun dan bergerak secara lambat, dan jika Anda merasa pusing, berbaringlah agar Anda tidak pingsan lalu duduklah beberapa saat sebelum berdiri. Selain itu, cobalah konsumsi obat bersama makanan untuk membantu mengurangi pusing.
  • Sakit kepala.
    Cobalah minum banyak air dan mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Muntah, mual, diare, Gangguan pencernaan, sakit perut.
    Jika Anda merasa efek samping tersebut, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sederhana dan cobalah minum banyak air.
  • Detak jantung lambat (bradikardia).
  • Tekanan darah menurun dari batas normal (hipotensi).
  • Berat badan bertambah.
  • Kadar gula tinggi (hiperglikemia).
  • Sesak napas (dispnea).
  • Pingsan (sinkop).
  • Peradangan rongga hidung (rhinitis).
  • Penyumbatan atrioventrikular.
  • Penumpukan cairan dalam tubuh (edema).
  • Tingginya kadar kolesterol (hiperkolesterolemia).
  • Tingginya kadar trigliserida (hipertrigliseredemia).
  • Pasien yang memilki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan penyumbatan atrioventrikular derajat 2 dan derajat 3.
  • Pasien gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan jantung yang tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh (syok kardiogenik).
  • Pasien dengan asma bronkial dan bronkospastik (kontraksi otot-otot bronkus).
  • Pasien yang kehilangan darah dan cairan tubuh dalam jumlah besar (hipovolemik).
  • Pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).
  • Pasien dengan penyakit pembuluh darah perifer.
  • Pasien dengan gagal jantung.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan kadar gula darah rendah (hipoglikemia).
  • Pasien yang menerima insulin dan obat hipoglikemia oral.
  • Anak-anak.
  • Kuinidin, fluoksetin, paroksetin, dan propafenon.
    Penggunaan bersama karvedilol meningkatkan tekanan darah.
  • Difilin.
    Penggunaan bersama karvedilol menurunkan efektivitas dan meningkatkan efek dari difilin.
  • Amiodaron, digoksin, disopiramid, prokainamid, sotalol, asebutolol, atenolol, bisoprolol, metoprolol, propanolol.
    Penggunaan bersama karvedilol menurunkan detak jantung atau tekanan darah atau memperburuk penyumbatan jantung.
  • Insulin dan obat diabetes oral.
    Penggunaan bersama karvedilol dengan obat diabetes tertentu dapat membuat obat diabetes ini menurunkan kadar gula darah.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/blorec
Diakses pada 24 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/carvedilol?mtype=generic
Diakses pada 24 Agustus 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/coreg-cr-carvedilol-342357#4
Diakses pada 24 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/carvedilol-with-copd-531-0-954-517.html
Diakses pada 24 Agustus 2020

Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/carvedilol-oral-tablet#interactions
Diakses pada 24 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mengenal Berbagai Jenis Garam, Mana yang Paling Sehat?

Ternyata, bukan hanya garam meja saja yang beredar di pasaran. Ada berbagai jenis garam yang bisa Anda gunakan untuk memberi rasa pada masakan. Kenali jenis-jenis garam berikut ini dan pilih yang paling sehat.
16 Jul 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Mengenal Berbagai Jenis Garam, Mana yang Paling Sehat?

Obat-obatan ACE Inhibitor untuk Hipertensi, Cermati Peringatan dan Efek Sampingnya

ACE inhibitor adalah kelas obat antihipertensi untuk mengatasi tekanan darah tinggi. ACE inhibitor umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh banyak pasien, walau risiko efek samping dan peringatan lain tetap perlu dicermati.
14 Aug 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Obat-obatan ACE Inhibitor untuk Hipertensi, Cermati Peringatan dan Efek Sampingnya