Digenta Krim 10 g

08 Jan 2020| Dina Rahmawati
Digenta krim 10 g untuk mengibati berbagai macam dermatitis.

Deskripsi obat

Digenta krim adalah obat yang berguna untuk mengobati peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal (dermatitis). Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Digenta mengandung zat aktif gentamicin dan betamethasone.

Digenta Krim 10 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 110.000/tube (10 g) per Januari 2020
Kemasan1 tube @ 10 g
ProdusenInterbat

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati berbagai macam dermatitis, seperti:

  • Penyakit kulit kronis yang membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah (dermatitis atopik).
  • Paparan kulit terhadap penyebab iritasi (iritan), seperti bahan kimia pada kosmetik, atau tanaman beracun atau paparan kulit terhadap penyebab alergi (dermatitis kontak).
  • Penyakit pada pembuluh darah yang terlihat lewat peradangan kulit akibat kekurangan aliran darah kronik di pembuluh darah vena pada bagian bawah tungkai (dermatitis statis).
  • Kondisi kulit yang kemerahan dan mengelupas pada area tubuh yang luas (dermatitis eksfoliatif).
  • Penyakit kulit kronis yang dimulai dengan bercak kulit yang terasa gatal (neurodermatitis).
  • Peradangan yang terjadi pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir (lichen planus).
  • Eksema.
  • Peradangan pada lipatan tubuh.
  • Peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis).
  • Gatal yang hebat, akut atau kronis pada daerah anogenital (pruritus anogenital).

Komposisi obat

Tiap 1 g:

  • Gentamicin sulfate setara dengan gentamicin 1 mg.
  • Betamethasone dipropionate setara dengan betamethasone 0,5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan tipis-tipis pada tempat yang gatal, lalu gosok secara merata.

Efek samping obat

  • Kulit terasa terbakar.
  • Gatal.
  • Kulit kering.
  • Iritasi.
  • Peradangan yang terjadi pada tempat rambut tumbuh (folikulitis).
  • Pertumbuhan rambut yang tidak normal untuk umur, jenis kelamin, dan ras tertentu pada suatu bagian atau area tubuh tertentu (hipertrikosis).
  • Jerawat.
  • Warna kulit lebih terang atau putih yang tidak normal di bagian tubuh tertentu atau seluruh tubuh (hipopigmentasi).
  • Maserasi kulit.
  • Infeksi sekunder.
  • Atropi kulit.
  • Strecth mark (striae).
  • Biang keringat (miliaria).

Perhatian Khusus

  • Cegah penggunaan untuk mata.
  • Hindari pemakaian yang luas atau lama pada masa kehamilan.
  • Pada penggunaan yang lama dari preparat yang mengandung antibiotika dapat menimbulkan pertumbuhan organisme yang tidak peka terutama jamur.
  • Bila terjadi superinfeksi selama pengobatan, maka harus disertai dengan terapi yang tepat.
  • Bila terjadi reaksi iritasi atau sensitisasi, hentikan pengobatannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu macam komponen obat tersebut.
  • Penderita tuberkulosa kulit.
  • Infeksi virus pada kulit termasuk cacar (vaccinia), cacar air (varicella).

Sesuai kemasan per Januari 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ketika Muncul Biduran pada Bayi, Bagaimana Penanganan yang Tepat?

Biduran pada bayi adalah kondisi di mana kulit bayi memerah dan sedikit membengkak di beberapa bagian tubuh. Biduran ini dapat disebebkan oleh berbagai faktor seperti infeksi virus dan bakteri.
01 Apr 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Ketika Muncul Biduran pada Bayi, Bagaimana Penanganan yang Tepat?

Penyebab Bintik Merah di Wajah dan Cara Aman Menyembuhkannya

Bintik merah di wajah bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari biang keringat hingga kanker. Untuk memastikannya, Anda harus memeriksakannya ke dokter.
08 Oct 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Penyebab Bintik Merah di Wajah dan Cara Aman Menyembuhkannya

Pemilik Kulit Sensitif Perlu Tahu Cara Merawatnya Berikut Ini

Kulit sensitif mungkin membuat pemiliknya lebih rentan mendapatkan berbagai masalah kulit. Merawat kulit seperti ini tidak gampang namun bukan perkara mustahil.
18 Nov 2020|Dedi Irawan
Baca selengkapnya
Pemilik Kulit Sensitif Perlu Tahu Cara Merawatnya Berikut Ini