Diethylcarbamazine (Alias: Dietilkarbamazin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty pada 30 Nov -0001
Efek samping serius namun jarang terjadi dri obat ini adalah pusing, mual, dan muntah.
Filariasis atau penyakit kaki gajah adalah salah satu infeksi cacing yang dapat diobati dengan Diethylcarbamazine.

Diethylcarbamazine merupakan obat yang digunakan mengobati berbagai macam infeksi cacing tertentu seperti: Filariasis Bancroft, Eosinophilic lung, Loiasis, Onchocerciasis. Obat ini bekerja dengan membunuh cacing.

Diethylcarbamazine (Dietilkarbamazin)
Golongan

Antiparasit

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Filariasis, Loiasis, Toxocariasis

  • Dewasa: Awalnya, 1 mg/kg satu kali sehari, dapat meningkat secara bertahap sampai 6 mg / kg sehari selama 3 hari kemudian lakukan secara berulang selama 3 minggu. Kortikosteroid dapat diberikan secara bersamaan untuk pengobatan infeksi filaria.

Profilaksis dari loiasis

  • Dewasa: 300 mg dikonsumsi setiap minggu.

Aturan pakai Diethylcarbamazine dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Diethylcarbamazine sebelum mengonsumsi.

Obat ini dapat dikonsumsi setelah makan atau sesuai saran dari dokter. Jika Anda ingin mengonsumsi obat tablet dengan benar langsung tanyakan kepada dokter Anda.

Konsumsi obat ini secara teratur agar infeksi sepenuhnya hilang, Jangan berhenti terlalu cepat tanpa berkonsultasi ke dokter karena dapat menyebabkan infeksi muncul kembali.

Beri tahu dokter jika mengalami gejala sesak nafas, serangan jantung baru atau stroke.

Efek Samping

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Diethylcarbamazine dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi seperti: sakit kepala, nyeri sendi, kelelahan tidak biasa. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius seperti:

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Kehamilan
  • Bayi, lansia
  • Hipersensitivitas
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Penyakit jantung

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Drugs.com. https://www.drugs.com/cons/diethylcarbamazine.html
Diakses pada 2 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/diethylcarbamazine-oral-route/precautions/drg-20063412
Diakses pada 2 November 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/diethylcarbamazine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 2 November 2018

Back to Top