Diane-35 Tablet

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 1 strip @ 21 tablet
Produsen
Bayer Indonesia
Dianet-35 tablet adalah obat kontrasepsi oral yang digunakan saat darurat untuk mencegah kehamilan dan mengatasi jerawat pada wanita, peradangan kulit bagian atas yang ditandai dengan timbulnya sisik pada kulit (seborrhea), dan pertumbuhan rambut yang berlebihan pada wajah (hirustisme) yang ringan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Diane-35 tablet mengandung zat aktf siproteron asetat dan etinilestradiol.
  • Mencegah kehamilan dan mengatasi jerawat pada wanita.
  • Peradangan kulit bagian atas yang ditandai dengan timbulnya sisik pada kulit (seborrhea).
  • Pertumbuhan rambut yang berlebihan pada wajah (hirustisme) yang ringan.

Siproteron dan etinilestradiol bekerja dengan menekan proses pelepasan sel telur matang (ovulasi) dan mengentalkan lendir serviks untuk membentuk untuk menghalangi sperma.

Siproteron asetat 2 mg dan etinilestradiol 0,035 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet/hari pada waktu yang sama selama 21 hari dimulai pada hari pertama menstruasi diikuti dengan masa istirahat dengan tidak mengonsumsi obat selama 7 hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Pusing.
    Jika Anda mengalami pusing setelah mengonsumsi famotidin, jangan mengemudi dan jangan menggunakan alat atau mesin dan jangan mengonsumsi alkohol. Istirahatlah hingga merasa lebih baik.
  • Sakit kepala.
    Cobalah minum banyak air dan mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit pada perut.
    Coba untuk beristirahat dan rileks dan makan lebih sering dan dalam jumlah yang lebih sedikit. Tempelkan bantal panas atau botol air panas tertutup pada berut. Jika rasa sakit semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa.
    Jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari mengonsumsi alkohol, karena akan memperburuk keadaan.
  • Perubahan suasana hati.
  • Nyeri payudara.
  • Pertumbuhan rambut berlebih pada wajah, dada, dan kaki.
  • Rambut rontok.
  • Kenaikan atau penurunan berat badan.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengonsumsi obat antivirus yang mengandung obitasvir, paritaprevir, dasabuvir atau kombinasi obat tersebut.
  • Pasien dengan penyakit jantung.
  • Pasien dengan penyakit stroke.
  • Pasien dengan risiko pembekuan darah.
  • Wanita hamil.
  • Pasien dengan penyakit hati dan ginjal yang aktif.
  • Memiliki masalah mata yang disebabkan oleh penyakit pembuluh darah di mata seperti kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya atau perubahan penglihatan lainnya.
  • Pasien dengan penyempitan pembuluh darah arteri akibat plak pada dinding pembuluh darah.
  • Pasien dengan risiko kanker payudara.
  • Pasien dengan diabetes parah dengan perubahan pembuluh darah.
  • Pasien yang memiliki perdarahan vagina abnormal yang tidak terdiagnosis.
  • Pasien yang sedang mengonsumsi kombinasi estrogen atau progestogen lain atau estrogen atau progestogen saja.
  • Pasien yang memiliki riwayat kondisi yang menyebabkan pembengkakan pada tangan, kaki, wajah, atau saluran udara (angioedema).
  • Pasien dengan risiko pembekuan darah pada pembuluh darah (tromboemboli) arteri dan vena.
  • Pasien dengan riwayat masalah kuit berupa bercak gelap dan perubahan warna pada kulit (chloasma gravidarum).
  • Pasien dengan perdarahan tidak teratur yang dapat terjadi terutama selama satu bulan pemakaian.
  • Obat antibiotik.
    Penggunaan bersama obat antibiotik meingkatkan risiko perdarahan dan kegagalan kontrasepsi.
  • Fenitoin, barbiturat, primidon, karbamazepin, rifampicin, oksakarbazepin, topiramat, ferbamat, griseofulvin.
    Peningkatan pembersihan (klirens) hormon seks dengan obat-obatan yang menginduksi enzim mikrosom.
  • Siklosporin dan lamotrigin.
    Peningkatan konsentrasi plasma dan jaringan dengan siklosporin.

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/diane-35
Diakses pada 7 Sepetember 2020

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/cyproterone%20+%20ethinylestradiol?mtype=generic
Diakses pada 7 Sepetember 2020

CHealth. https://chealth.canoe.com/drug/getdrug/diane-35
Diakses pada 7 Sepetember 2020

Healthdirect. https://www.healthdirect.gov.au/medicines/brand/amt,744371000168103/diane-35-ed#downloads
Diakses pada 7 Sepetember 2020

Pharmasave. https://pharmasave.com/health/medications/diane-35/
Diakses pada 7 Sepetember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ragam Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat yang Ampuh

Ada beragam cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang bisa Anda coba, mulai dari yang bisa dilakukan sendiri, hingga dengan perawatan dokter.
23 Sep 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ragam Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat yang Ampuh

Benarkah Acne Patch Atau Stiker Jerawat Ampuh Mengobati Jerawat?

Acne patch atau stiker jerawat adalah salah satu cara mengobati jerawat yang membandel. Banyak orang memilih menggunakan metode ini karena dianggap mudah, praktis, dan tidak ribet. Namun, benarkah penggunaan acne patch ampuh untuk mengatasi jerawat?Baca selengkapnya
Benarkah Acne Patch Atau Stiker Jerawat Ampuh Mengobati Jerawat?

Mirip Menstruasi, Ini Ciri-ciri Hamil 1 Minggu Setelah Berhubungan Intim

Beberapa ciri-ciri hamil 1 minggu setelah berhubungan intim yang menyerupai menstruasi pada umumnya adalah mual, muntah, pusing, kram perut, payudara terasa penuh dan lebih sensitif, perubahan suasana hati.Baca selengkapnya
Mirip Menstruasi, Ini Ciri-ciri Hamil 1 Minggu Setelah Berhubungan Intim