Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Dextromethorphan (Alias: Dekstrometorfan)

Terakhir ditinjau oleh dr. Wisniaty pada 04 Feb 2019
Dextromethorphan tidak bisa digunakan pada batuk berkepanjangan, seperti efek merokok, asma, emfisema, bronkitis kronis
Dextromethorphan merupakan obat untuk mengurangi batuk akibat pilek atau flu

Merk dagang yang beredar:

Actifed Plus Cough Suppressant, Brochifar/Brochifar Plus, Bisotulssin, Coldmix, Decolsin, Dextromethorphan Indo Farma, Ikadryl DMP, Lacoldin, Mersidryl, Panadol Cold & Flu, Romilar/Romilar Expectorant, Sanaflu Plus Batuk

Dextromethorphan merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi batuk akibat pilek atau flu. Obat ini tidak bisa digunakan pada batuk yang berkepanjangan seperti efek merokok, asma, emfisema, bronkitis kronis.

Dextromethorphan (Dekstrometorfan)
Golongan

Obat antitusif atau penekan batuk

Kategori Obat

Obat Bebas

Bentuk Obat

Tablet, sirup, obat permen

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Penekan Batuk

Oral

  • Dewasa: dosis umum: 10-20 mg per 4 jam, atau 30 mg per 6-8 jam. Sediaan lepas lambat: 60 mg 12 jam. Maks: 120 mg setiap hari. Lozenges: Mengisap tidak dianjurkan lebih dari 10 lozenges setiap hari.
  • Anak: dosis umum: 4-6 tahun 2,5-5 mg per 4 jam, atau 7,5 mg per 6-8 jam. Max: 30 mg setiap hari, umur lebih dari 6-12 tahun 5-10 mg per 4 jam, atau 15 mg per 6-8 jam. Maks: 60 mg setiap hari, umur lebih dari 12 tahun Sama dengan dosis dewasa. Sediaan lepas lambat: 4-6 thn 15 mg per 12 jam. Max: 30 mg setiap hari, umur lebih dari 6-12 thn 30 mg per 12 jam. Maks: 60 mg setiap hari, umur lebih dari 12 tahun Sama dengan dosis dewasa. Lozenges (permen): 6-12 tahun Mengisap tidak dianjurkan lebih dari 2 lozenges dalam 4 jam, Max: 7 lozenges setiap hari, umur lebih dari 12 tahun Sama dengan dosis dewasa.

Aturan pakai Dextromethorphan dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Dextromethorphan sebelum mengonsumsi.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan atau sesuai saran dari dokter. Biasanya dikonsumsi setiap 4 sampai 12 jam. Tanyakan pada dokter cara untuk mengonsumsi obat ini

Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis. Jangan menambahkan dosis atau mengonsumsi lebih lama dari yang disarankan oleh dokter. Penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan dampak serius berupa kerusakan otak, kejang dan kematian.

Beri tahu dokter jika keadaan semakin memburuk.

Efek Samping

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat Dextromethorphan dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Obat ini dapat menyebabkan efek samping seperti: Pusing, mual, muntah, konstipasi, sedasi. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas , tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Bronkitis, emfisema, atau kondisi batuk persisten
  • Riwayat penyalahgunaan obat
  • Alergi
  • Asma
  • Kerusakan hati
  • Gunakan secara hati-hati pada anak usia kurang dari 6 tahun, jangan digunakan pada anak usia kurang dari 4 tahun
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Pasien berisiko mengalami kegagalan pernafasan
  • Penggunaan bersamaan atau 14 hari setelah terapi dengan MAOI atau SSRI

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat Dextromethorphan dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat menambah efek pada sistem saraf pusat saat digunakan bersamaan dengan antihistamin, psikotropika, dan obat depresi SSP lain
  • Dapat meningkatkan efek toksik jika digunakan dengan penghambat enzim CYP2D6 poten (fluoxetine, paroxetine, quinidine)
  • Meningkatnya risiko terjadinya sindrom serotonin ketika digunakan secara bersamaan dengan MAOI (obat jenis depresi) atau SSRI.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/dextromethorphan-oral-route/before-using/drg-20068661
Diakses pada 1 November 2018

MIMS.  http://mims.com/indonesia/drug/info/dextromethorphan/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 1 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-54288/dextromethorphan-cough-oral/details
Diakses pada 1 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top