Dextafen kaplet adalah obat untuk mengatasi alergi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
Produsen Otto Pharmaceutical Industries

Dextafen kaplet adalah obat untuk mengatasi alergi. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Dextafen kaplet megandung zat aktif deksametason dan deksklorfeniramin maleat.
Deksametason adalah kortikosteroid yang dapat mengobati berbagai kondisi peradangan seperti alergi, gangguan pada kulit, dan mampu menekan kekebalan tubuh. Obat ini bekerja dengan mengurangi produksi senyawa yang menyebabkan peradangan (prostaglandin).
Deksklorfeniramin maleat adalah antihistamin atau antialergi yang mampu mengatasi berbagai kondisi alergi, obat ini bekerja dengan menghambat histamin yang diproduksi tubuh selama alergi.

Mengatasi berbagai kondisi alergi yang responsif terhadap kortikosteroid seperti:

  • Peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit gatal dan kemerahan (dermatitis).
  • Gatal dan kemerahan pada mata yang disebabkan oleh alergi (konjungtivitis alergi).
  • Peradangan pada rongga hidung akibat adanya alergen atau pemicu alergi (rhinitis alergi).
  • Biduran (urtikaria).

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

  • Anak-anak:
    • 2-6 tahun: ¼ kaplet sebanyak 3 kali/hari.
    • 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Gangguan pada saluran pencernaan.
  • Kelemahan otot.
  • Gangguan pengeluaran garam dan cairan.
  • Nafsu makan meningkat
  • Gangguan menstruasi.
  • Mengantuk.
  • Sakit kepala.
  • Sakit perut.
  • Penglihatan kabur.
  • Mulut kering.
  • Peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Hidung tersumbat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini atau golongan kortikosteroid dan antihistamin lainnya.
  • Bayi baru lahir.
  • Bayi lahir prematur.
  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung atau usus 12 jari.
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Pasien penderita usia lanjut.
  • Hindari penghentian pemakaian obat ini secara tiba-tiba.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori C. Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.
  • Penggunaan bersama dengan penghambat monoamin oksidase seperti fenelzin dan isokarboksazid dapat meningkatkan efek obat ini.
  • Penggunaan bersama barbiturat, karbamazepin, fenotoin, dan rifampisin dapat meningkatkan metabolisme obat kortikosteroid.
  • Penggunaan bersama glikosida digitalis menyebabkan peningkatan risiko terjadinya gangguan irama jantung (aritmia).
  • Penggunaan bersama aspirin dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Penurunan efektivitas isoniazid.
  • Penggunaan obat ini dapat meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga perlu dilakukan penyesuaian dosis antidiabetes.
  • Penggunaan bersama antibiotik makrolida dapat menyebabkan terjadinya peningkatan efektivitas obat ini.
  • Penggunaan bersama dengan vaksin hidup dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
  • Kolestiramin dan efedrin dapat menurunkan efektivitas obat ini.
  • Penggunaan bersama dengan ketokonazol dapat menurunkan efektivitas oat ini.

Drugs. https://www.drugs.com/dexamethasone.html
Diakses pada 13 Juli 2020

Drug. https://www.drugs.com/dexchlorpheniramine.html
Diakses pada 13 Juli 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/decadron-dexamethasone-intensol-dexamethasone-342741
Diakses pada 13 Juli 2020

Tabletwise. https://www.tabletwise.com/medicine-id/dexamethasone-dexchlorpheniramine-maleate
Diakses pada 13 Juli 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait