Dextaco sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kasus-kasus alergi yang memerlukan terapi dengan kortikosteroid.
Dextaco sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kasus-kasus alergi yang memerlukan terapi dengan kortikosteroid.
Dextaco sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kasus-kasus alergi yang memerlukan terapi dengan kortikosteroid.
Dextaco sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kasus-kasus alergi yang memerlukan terapi dengan kortikosteroid.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 18.750/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Berlico Mulia Farma

Dextaco adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kasus-kasus alergi. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Dextaco mengandung zat aktif dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate.

Mengatasi kasus-kasus alergi dimana diperlukan terapi dengan kortikosteroid

  • Tiap 5 ml:
    • Dexamethasone 0,5 mg
    • Dexchlorpheniramine maleate 2,0 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak diatas 12 tahun: 1 sendok takar (5 ml) setiap 4-6 jam.
  • Anak-anak 6-12 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) setiap 3-4 jam.
  • Dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur.
  • Kocok dahulu setiap akan dikonsumsi.
  • Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya matahari langsung.
  • Antihistamin dapat menimbulkan rasa kantuk
  • wajah bengkak membulat seperti bulan (Moon face), osteoporosis, mual, anoreksia, nyeri otot, gelisah, iritasi lambung, hipernatremia dan hipokalemia
  • Retensi cairan dan elektrolit, gangguan neurologi, dermatologi dan edokrinologi, gangguan pencernaan dan reaksi metabolik.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap obat ini dan komponennya.
  • Infeksi fungi sistemik.
  • Bayi prematur dan baru lahir.
  • Penderita yang mendapat terapi penghambat monoamine oksidase (MAO).
  • Penderita tukak lambung aktif.
  • Pasien penderita herpes simplex pada mata.
  • Antikoagulan.
  • Antidiabetik.
  • Diuretik pendepresi kalium
  • Rifampicin.
  • Carbamazepine.
  • Phenobarbital.
  • Phenytoin.
  • Pirimidon.
  • Aminoglutethimide.
  • Barbital.
  • Karbinoxolon.
  • Fenoterol.
  • Pirbuterol.
  • Reproterol.
  • Rimiterol.
  • Ritodril.
  • Salbutamol.
  • Tetrabuline.

Sesuai kemasan per November 2019.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait